Impor Nuclear Reactors, Boilers, Machinery Indonesia dari Trinidad and Tobago Naik Menjadi US$ 58 Ribu
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan impor dengan Trinidad and Tobago senilai US$ 67 ribu data per Desember 2023. Nilai tersebut naik 52,27% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat senilai US$ 44 ribu.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Trinidad and Tobago, impor dalam 10 tahun terakhir telah berkurang sangat drastis. Terendah impor Indonesia adalah US$ 11 ribu dan untuk impor tertinggi di angka US$ 2,85 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Trinidad and Tobago, 39 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat empat produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Trinidad and Tobago. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Nuclear reactors, boilers, machinery and mechanical appliances
- Beverages, spirits and vinegar
- Plastics
- iron or steel
- Aircraft, spacecraft, and parts
Masuk dalam kode HS 84, Nuclear reactors, boilers, machinery and mechanical appliances merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan parts. Impor produk ini dari Trinidad and Tobago berada di urutan pertama. Indonesia mengimpor sebanyak US$ 58 ribu. Nilai impor Nuclear reactors, boilers, machinery and mechanical appliances; parts ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 30 ribu.
Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Beverages, spirits and vinegar. Nilai impor dari Trinidad and Tobago pada 2023 tercatat US$ 6 ribu. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 2 ribu.
Di urutan berikutnya Plastics dalam klasifikasi Trademap masuk kategori produk HS dengan kode 39. Indonesia mengimpor US$ 2 ribu, naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 1 ribu. Selain Trinidad and Tobago, Indonesia juga mengandalkan impor Plastics dari China, United States of America, Germany, Korea, Republic of dan Belgium. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari -4 negara lainnya.
Impor iron or steel dari Trinidad and Tobago, saat ini merupakan yang terbesar. Dari negara ini, Indonesia melakukan impor senilai US$ 1 ribu. Negara lainnya yang menjadi andalan impor iron or steel dengan nilai terbesar adalah China, Germany, United States of America, Italy dan Poland.
Di urutan berikutnya Aircraft, spacecraft, and parts dengan kode HS 88. Indonesia mengimpor senilai US$ 0 ribu atau mencatatkan peningkatan karena pada tahun sebelumnya Indonesia tidak dilaporkan adanya impor dari negara ini. Selain Trinidad and Tobago, Indonesia juga mengandalkan impor Aircraft, spacecraft, and parts dari United States of America, France, Germany, United Kingdom dan Canada. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari -5 negara lainnya.