Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pegunungan Bintang pada Desember 2025, bertambah 0,46 persen menjadi 2,92 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 1,58 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Tebo 171,22 Ribu dan Angka Pengangguran 2,21 Persen)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Pekanbaru 501,23 Ribu dan Angka Pengangguran 5,25 Persen)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pegunungan Bintang menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah. Namun, pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, turut mendorong tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Pegunungan Bintang.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 377 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Pegunungan Bintang mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 49.440 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 52.956 pekerja pada tahun 2025.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Pegunungan Bintang mengalami trend kenaikan dalam 14 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 48.657 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 51.409 pekerja pada tahun 2025.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pegunungan Bintang tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,65 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,77 persen .
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Papua Pegunungan pada 2025 yakni :
- Kabupaten Jayawijaya 3,18 persen
- Kabupaten Pegunungan Bintang 2,92 persen
- Kabupaten Mamberamo Tengah 2,86 persen
- Kabupaten Nduga 1,85 persen
- Kabupaten Yahukimo 1,78 persen
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Lanny Jaya 0,5 persen
- Kabupaten Yalimo 0,68 persen
- Kabupaten Yahukimo 1,78 persen
- Kabupaten Nduga 1,85 persen
- Kabupaten Mamberamo Tengah 2,86 persen