Jumlah pekerja di Kabupaten Tebo mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 177,2 ribu pekerja dan di tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 171,22 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Harga Kedelai Amerika Kontrak Dua Bulan - US Soybeans Futures Sore Hari Diperdagangkan US$1.156,25 /Bushel (Jumat, 26 Juni 2026))
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tebo mencapai 2,21 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,29 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 2,5 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya naik 0,5 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Tebo mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 180,29 ribu pekerja kemudian jumlahnya mengalami penurunan menjadi 174,8 ribu pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 441 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tebo tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,23 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,15 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Tebo:
Jumlah penduduk di Kabupaten Tebo tercatat 367,25 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 1,04%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,29%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jambi, jumlah penduduk Kabupaten Tebo masuk dalam urutan lima besar, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 63.
(Baca: Update 2025: PDRB ADHB Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang di Papua Pegunungan Rp2,8 Miliar)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Tebo pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 21,75 ribu jiwa (5,92%)
- Umur 5-9 tahun 32,51 ribu jiwa (8,85%)
- Umur 10-14 tahun 35,21 ribu jiwa (9,59%)
- Umur 15-19 tahun 26,35 ribu jiwa (7,18%)
- Umur 20-24 tahun 32,61 ribu jiwa (8,88%)
- Umur 25-29 tahun 29,33 ribu jiwa (7,99%)
- Umur 30-34 tahun 27,93 ribu jiwa (7,6%)
- Umur 35-39 tahun 30,69 ribu jiwa (8,36%)
- Umur 40-44 tahun 32,01 ribu jiwa (8,72%)
- Umur 45-49 tahun 27 ribu jiwa (7,35%)
- Umur 50-54 tahun 21,71 ribu jiwa (5,91%)
- Umur 55-59 tahun 17,31 ribu jiwa (4,71%)
- Umur 60-64 tahun 12,7 ribu jiwa (3,46%)
- Umur 65-69 tahun 9,4 ribu jiwa (2,56%)
- Umur 70-74 tahun 5,45 ribu jiwa (1,48%)
- Umur lebih dari 75 tahun 5,29 ribu jiwa (1,44%)