Provinsi Sulawesi Tengah pada Februari 2026 mencatatkan volume ekspor total sebesar 1,78 juta ton. Sedangkan untuk ekspor menurut kelompok barang kode SITC (Standard International Trade Classification) 27 pupuk dan mineral alam lainnya, ekspor dari provinsi ini pada Februari 2026 dilaporkan turun menjadi 133,97 juta ton.
Turunnya nilai ekspor ini berkontribusi terhadap penurunan cadangan devisa dan nilai ekspor total yang sebelumnya dalam tren naik lima bulan terakhir. Bank Indonesia (BI) melaporkan, volume ekspor bulanan pada Februari 2025 silam yang tercatat lebih tinggi yakni 158,5 juta ton.
(Baca: Volume Ekspor SITC Kode 42 Minyak dan Lemak Nabati Periode 2020-2026)
Sulawesi Tengah dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 20 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan volume ekspor tertinggi yakni volume ekspor SITC kode lain lain .
(Baca: Nilai Ekspor Olahan Minyak dan Lemak Nabati dan Hewani Provinsi Sulawesi Utara Februari 2026)
Data historis 13 bulan terakhir, ekspor dari Sulawesi Tengah dengan volume tertinggi pernah dicatatkan pada September 2025 sebesar 180,47 juta ton dan terendahnya terjadi pada Februari 2025 dengan volume ekspor 57,3 juta ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Sulawesi Tengah menurut kode SITC 2 digit dengan volume ekspor tertinggi per Februari 2026:
- SITC kode lain lain 881,89 juta ton
- SITC kode 67 besi dan baja 850,7 juta ton
- SITC kode 27 pupuk dan mineral alam lainnya 133,97 juta ton
- SITC kode 28 bijih logam dan sisa-sisa logam 71,23 juta ton
- SITC kode 42 minyak dan lemak nabati 50,14 juta ton
- SITC kode 05 buah-buahan dan sayur-sayuran 14,23 juta ton
- SITC kode 22 biji-bijian mengandung minyak 371,79 ribu ton
- SITC kode 29 bahan nabati dan hewani lainnya 337,17 ribu ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 18,26 ribu ton
- SITC kode 03 ikan, kerang-kerangan, moluska dan olahannya 4.910 ton