Impor Electrical Machinery Indonesia dari Estonia Naik Menjadi US$ 35,61 Juta

1
Agus Dwi Darmawan 14/01/2026 11:20 WIB
Image Loader
Memuat...
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Estonia pada 2023
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia membukukan impor dengan Estonia senilai US$ 51,42 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut naik 55,57% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat senilai US$ 33,05 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Estonia, impor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah impor Indonesia adalah US$ 3,12 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 58,6 juta.

(Baca: Inilah Produk yang Banyak Diimpor Indonesia dari Germany pada 2023)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Estonia, 40 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat 36 produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Estonia. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Electrical machinery and equipment and parts
  2. Masuk dalam kode HS 85, Electrical machinery and equipment and parts merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan sound recorders and reproducers, television. Impor produk ini dari Estonia berada di urutan pertama. Indonesia mengimpor US$ 35,61 juta. Nilai impor Electrical machinery and equipment and parts; sound recorders and reproducers, television ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 3.740 ribu.

  3. Nuclear reactors, boilers, machinery and mechanical appliances
  4. Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Nuclear reactors, boilers, machinery and mechanical appliances. Nilai impor dari Estonia pada 2023 tercatat US$ 11,73 juta. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 2.949 ribu.

  5. Pulp of wood or of other fibrous cellulosic material
  6. Masuk dalam kode HS 47, Pulp of wood or of other fibrous cellulosic material merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan recovered (waste and scrap) paper or. Indonesia mengimpor senilai US$ 1,28 juta atau mencatatkan peningkatan karena pada tahun sebelumnya Indonesia tidak dilaporkan adanya impor dari negara ini. Selain Estonia, Indonesia juga mengandalkan impor Pulp of wood or of other fibrous cellulosic material dari United States of America, Brazil, Canada, Indonesia dan Sweden. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari -4 negara lainnya.

  7. Optical, photographic, cinematographic, measuring, checking, precision, medical or surgical
  8. (Baca: Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Mali pada 2023)

    Impor Optical, photographic, cinematographic, measuring, checking, precision, medical or surgical dari negara ini merupakan yang terbesar. Pada 2023, Indonesia tercatat melakukan impor sebanyak US$ 0,62 juta. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah United States of America, Germany, China, Netherlands dan Japan.

  9. Commodities not elsewhere specified
  10. Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari satu negara. Impor Commodities not elsewhere specified dari negara ini merupakan yang terbesar. Pada 2023, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 0,5 juta. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah United States of America, China, Japan, Germany dan Singapore.

Data Populer

Loading...