- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Nilai ekspor minyak dan gas (migas) Indonesia pada September 2018 mencapai US$ 1,21 miliar sementara nilai impor sebesar US$ 2,28 miliar. Sehingga neraca perdagangan migas nasional mengalami defisit US$ 1,07 miliar. Secara akumulasi untuk periode Januari-September tahun ini neraca migas mengalami defisit US$ 9,38 miliar melonjak 59,5% dari tahun sebelumnya US$ 5,88 miliar.
Harga minyak mentah dunia untuk jenis Brent yang telah naik hingga US$ 80/barel membuat defisit neraca migas nasional semakin melebar. Ditambah lagi dengan nilai tukar rupiah yang terdepresiasi hingga menembus Rp 15 ribu/dolar Amerika Serikat (AS) turut memicu meningkatnya defisit neraca perdagangan migas hingga September tahun ini telah melampaui total defisit migas tahun lalu sebesar US$ 8,57 miliar.
Volume impor migas pada September turun 26,71% menjadi 3,55 juta ton dari bulan sebelumnya 4,84 juta ton. Untuk volume impor minyak mentah menyusut 30% menjadi 1,26 juta ton dari bulan sebelumnya dan hasil minyak turun 26% menjadi 1,86 juta ton dari sebelumnya. Demikian pula impor gas turun 18,62% menjadi 418 ribu ton dari bulan sebelumnya.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.828 | -0.14 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |