Kemendikbud merilis data skor tertinggi dalam ujian masuk sekolah lewat jalur prestasi raport Jawa Barat tahun 2025, khususnya untuk SMAN 12 Kota Depok. Pada kolom nilai ujian terstandar yang diadakan Dinas Pendidikan Jawa Barat, skor tertinggi adalah 270 poin, yang menjadi batas atas untuk masuk ke SMAN 12 Kota Depok. Dari 10 siswa dengan nilai akhir teratas, sebaran nilai ujian terstandar berkisar antara 230 hingga 270 poin, dengan rata-rata 249 poin dan nilai terendah di posisi TOP 10 adalah 230 poin.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Volume Ekspor SITC Kode 42 Minyak dan Lemak Nabati Periode 2020-2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Riau 2018 - 2024)
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 12 Kota Depok melalui jalur prestasi. Siswa-siswa ini berada dalam urutan 10 besar teratas berdasarkan gabungan nilai raport dan ujian terstandar, serta mendapatkan hasil terbaik dalam ujian terstandar di wilayah Kota Depok.
Fionna Azalya
Siswa berprestasi dari SMP IT Al Hikmah ini menempati urutan nilai ke-1 dalam daftar TOP 10 siswa lolos SMAN 12 Kota Depok. Dalam ujian terstandar yang terdiri dari 30 soal dengan bobot 10 poin per soal, ia memperoleh skor 270 poin, yang berarti ada 3 soal yang tidak dijawab dengan tepat. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 12 Kota Depok adalah sekitar 2,58 km.
- Skor nilai raport: 475,81 poin
- Nilai ujian terstandar: 270 poin
- Nilai akhir: 372,9 poin
Karina Puspa Dewi
Asal dari SMP Negeri 20 Depok, Karina Puspa Dewi meraih urutan nilai ke-2. Dalam ujian terstandar, ia mendapatkan skor 260 poin, yang berarti 4 soal tidak berhasil dijawab dengan benar. Jarak dari rumahnya ke SMAN 12 Kota Depok adalah sekitar 4,16 km.
- Skor nilai raport: 464,16 poin
- Nilai ujian terstandar: 260 poin
- Nilai akhir: 362,08 poin
Aliefian Yusuf Dharmawan
Siswa dari SMP Pgri 1 ini menempati urutan nilai ke-3. Dengan skor ujian terstandar 250 poin, ia memiliki 5 soal yang jawabannya tidak sesuai dengan kunci. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 12 Kota Depok adalah sekitar 1,49 km.
- Skor nilai raport: 459,91 poin
- Nilai ujian terstandar: 250 poin
- Nilai akhir: 354,95 poin
Mathias Josef Alvonso Sidabutar
Asal SMP Santa Theresia, Mathias menempati urutan nilai ke-4. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh skor 250 poin, yang berarti ada 5 soal yang tidak dijawab dengan tepat. Jarak dari rumahnya ke SMAN 12 Kota Depok adalah sekitar 3,96 km.
- Skor nilai raport: 459,91 poin
- Nilai ujian terstandar: 250 poin
- Nilai akhir: 354,95 poin
Chica Machiko Valeria Pratama
Siswa dari SMP 6 Pskd ini menempati urutan nilai ke-5. Dengan skor ujian terstandar 240 poin, ia memiliki 6 soal yang tidak berhasil dijawab dengan benar. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 12 Kota Depok adalah sekitar 31,74 km, yang merupakan jarak terjauh di antara 10 siswa ini.
- Skor nilai raport: 462,09 poin
- Nilai ujian terstandar: 240 poin
- Nilai akhir: 351,05 poin
Naila Adara Rusli
Asal dari SMP Dharma Pertiwi, Naila menempati urutan nilai ke-6. Dalam ujian terstandar, ia mendapatkan skor 250 poin, yang berarti 5 soal tidak dijawab dengan tepat. Jarak dari rumahnya ke SMAN 12 Kota Depok adalah 558,59 meter, yang merupakan jarak terdekat di antara 10 siswa ini.
- Skor nilai raport: 448,46 poin
- Nilai ujian terstandar: 250 poin
- Nilai akhir: 349,23 poin
Banyu Ahsan Dzikra Rahmantyo
Siswa dari SMP Pelita Atsiri ini menempati urutan nilai ke-7. Dengan skor ujian terstandar 260 poin, ia memiliki 4 soal yang jawabannya tidak sesuai dengan kunci. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 12 Kota Depok adalah sekitar 1,20 km.
- Skor nilai raport: 432,73 poin
- Nilai ujian terstandar: 260 poin
- Nilai akhir: 346,36 poin
Faiz Lingga Mahardika
Asal SMP Negeri 1 Depok, Faiz menempati urutan nilai ke-8. Dalam ujian terstandar, ia memperoleh skor 230 poin, yang berarti ada 7 soal yang tidak berhasil dijawab dengan benar. Jarak dari rumahnya ke SMAN 12 Kota Depok adalah sekitar 2,08 km.
- Skor nilai raport: 461,55 poin
- Nilai ujian terstandar: 230 poin
- Nilai akhir: 345,77 poin
Khansa Salsabilah
Siswa dari SMP Negeri 9 Depok ini menempati urutan nilai ke-9. Dengan skor ujian terstandar 250 poin, ia memiliki 5 soal yang tidak dijawab dengan tepat. Jarak dari tempat tinggalnya ke SMAN 12 Kota Depok adalah sekitar 1,58 km.
- Skor nilai raport: 438,36 poin
- Nilai ujian terstandar: 250 poin
- Nilai akhir: 344,18 poin
Genta Ariansyah
Asal SMP Negeri 1 Depok, Genta menempati urutan nilai ke-10. Dalam ujian terstandar, ia mendapatkan skor 230 poin, yang berarti 7 soal tidak berhasil dijawab dengan benar. Jarak dari rumahnya ke SMAN 12 Kota Depok adalah sekitar 1,79 km.
- Skor nilai raport: 455,55 poin
- Nilai ujian terstandar: 230 poin
- Nilai akhir: 342,77 poin