Jumlah pekerja di Kota Cirebon dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 167,04 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 171,17 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 175,37 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Lombok Utara 2016-2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cirebon pada Desember 2025, bertambah 0,12% menjadi 6,41% dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Cirebon dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 180,9 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 182,65 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 186,62 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 78 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cirebon tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,02 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,01 persen.
Data Kependudukan di Kota Cirebon:
Jumlah penduduk di Kota Cirebon tercatat 354,68 ribu jiwa data per 2024. Untuk 13 tahun terakhir, jumlah penduduk tercatat naik. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 2,12%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kota Tebing Tinggi 6,01%)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Barat, jumlah penduduk Kota Cirebon berada di urutan 26, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 106.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Cirebon pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 22,83 ribu jiwa (6,44%)
- Umur 5-9 tahun 29,78 ribu jiwa (8,4%)
- Umur 10-14 tahun 30,15 ribu jiwa (8,5%)
- Umur 15-19 tahun 29,66 ribu jiwa (8,36%)
- Umur 20-24 tahun 29,75 ribu jiwa (8,39%)
- Umur 25-29 tahun 28,81 ribu jiwa (8,12%)
- Umur 30-34 tahun 26,85 ribu jiwa (7,57%)
- Umur 35-39 tahun 25,04 ribu jiwa (7,06%)
- Umur 40-44 tahun 27,59 ribu jiwa (7,78%)
- Umur 45-49 tahun 25,62 ribu jiwa (7,22%)
- Umur 50-54 tahun 21,73 ribu jiwa (6,13%)
- Umur 55-59 tahun 18,56 ribu jiwa (5,23%)
- Umur 60-64 tahun 13,96 ribu jiwa (3,94%)
- Umur 65-69 tahun 10,75 ribu jiwa (3,03%)
- Umur 70-74 tahun 7,12 ribu jiwa (2,01%)
- Umur lebih dari 75 tahun 6,45 ribu jiwa (1,82%)