Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Tebing Tinggi pada Desember 2025, berkurang 0,17% menjadi 6,01% dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kota Cilegon 194,26 Ribu dan Angka Pengangguran 7,41%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Update 2025: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Aceh Besar Rp.45,05 Juta)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Tebing Tinggi menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah dan enam semester setelah pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, menyebabkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kota Tebing Tinggi.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 91 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Tebing Tinggi dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 86.970 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 89.407 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 98.275 pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Tebing Tinggi dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 81.546 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 83.880 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 92.677 pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Tebing Tinggi berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,37 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,98 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Utara pada 2025 yakni :
- Kota Medan 7,99%
- Kota Pematang Siantar 7,74%
- Kabupaten Deli Serdang 7,69%
- Kabupaten Tapanuli Tengah 7,21%
- Kabupaten Mandailing Natal 7,18%
- Kota Padang Sidimpuan 7%
- Kota Sibolga 6,44%
- Kota Tebing Tinggi 6,01%
- Kabupaten Langkat 5,85%
- Kabupaten Labuhan Batu 5,53%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Humbang Hasundutan 0,72%
- Kabupaten Samosir 0,87%
- Kabupaten Pakpak Bharat 0,91%
- Kabupaten Nias Barat 0,97%
- Kabupaten Toba Samosir 1,01%
- Kabupaten Tapanuli Utara 1,1%
- Kabupaten Dairi 1,21%
- Kabupaten Karo 1,94%
- Kabupaten Nias 2,08%
- Kabupaten Nias Utara 2,41%