Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Sorong Capai 26,72% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 30/05/2026 08:35 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Sorong , Papua Barat Daya mencapai 26,72% pada 2025.

Angka tersebut naik 3,18% dari tahun sebelumnya sebesar 23,54%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,0%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Sorong lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Sorong yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 26,72% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 5 kabupaten/kota lain di Provinsi Papua Barat Daya, PoU di Kabupaten Sorong ada di urutan terakhir. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Maybrat (18,4%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Papua Barat Daya pada 2025.

  1. Kabupaten Maybrat: 18,4%
  2. Kota Sorong: 19,29%
  3. Kabupaten Sorong Selatan: 19,8%
  4. Kabupaten Tambrauw: 22,72%
  5. Kabupaten Raja Ampat: 24,94%
  6. Kabupaten Sorong: 26,72%

(Baca: Kulon Progo, Wilayah Yogyakarta dengan Angka Kemiskinan Tertinggi Maret 2025)

Data Pasar

Macro update by
30 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.43
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...