- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara mencatat jumlah sekolah SMA di provinsi ini mencapai 71 unit pada tahun 2024. Berdasarkan data historis selama 7 tahun terakhir, angka ini terus mengalami kenaikan konsisten, dimulai dari 60 unit pada tahun 2018. Dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 68 unit, terjadi penambahan sebanyak 3 unit sekolah SMA sepanjang tahun 2024 di wilayah ini.
(Baca: Statistik Garis Kemiskinan Non Makanan Perdesaan Periode 2015-2025)
Dari total 71 unit sekolah SMA tahun 2024, sebanyak 49 unit merupakan SMA Negeri dan 22 unit sisanya adalah SMA Swasta. SMA Negeri mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,5% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah SMA Swasta tidak mengalami perubahan sama sekali (0%). Secara proporsi, 69% seluruh sekolah SMA di Kalimantan Utara adalah sekolah negeri, sedangkan sisanya 31% berasal dari pihak swasta.
Untuk jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun, pada tahun 2023 tercatat sebanyak 36.470 jiwa. Angka ini menunjukkan tren penurunan kecil sejak tahun 2021 yang sebelumnya mencapai 36.700 jiwa. Secara peringkat nasional, jumlah penduduk usia SMA Kalimantan Utara berada di urutan paling bawah, yaitu peringkat 35 pada tahun 2023 setelah sebelumnya bertahan di urutan 34 selama 4 tahun berturut-turut.
(Baca: Jumlah Perjalanan Wisatawan Nusantara di Sumatera Utara 13,07 Juta Perjalanan (2023))
Tahun 2024 tercatat terdapat 1.496 guru SMA yang bertugas di seluruh Kalimantan Utara, mengalami kenaikan sebesar 2,7% dari tahun 2023 yang hanya memiliki 1.457 guru. Dari jumlah keseluruhan, sebanyak 1.233 guru dan kepala sekolah bertugas di SMA Negeri dengan pertumbuhan 2,3%, sedangkan 263 sisanya bertugas di SMA Swasta yang tumbuh 4,4% dibanding tahun sebelumnya.
Selain itu, angka partisipasi murni SMA Kalimantan Utara diproyeksikan mencapai 73% pada tahun 2025, atau meningkat 7,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan jumlah sekolah, guru dan partisipasi siswa ini menunjukkan upaya peningkatan akses pendidikan menengah atas yang berjalan secara bertahap di wilayah paling utara Pulau Kalimantan ini.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.828 | -0.14 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |