- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah sekolah SMA di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2024 mencapai 345 unit, mengalami penambahan 7 unit dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 338 unit. Secara historis dari tahun 2018 hingga 2024, jumlah sekolah SMA di provinsi ini menunjukkan fluktuasi kecil: mulai dari 323 unit (2018), naik ke 332 (2019), turun sedikit ke 330 (2020), kembali naik ke 331 (2021), 337 (2022), 338 (2023), dan akhirnya 345 (2024). Secara nasional, Sumatera Barat menempati peringkat ke-15 untuk jumlah sekolah SMA pada tahun 2024, posisi yang stabil sejak 2021.
(Baca: Harga Daging Ayam Ras Segar di Nusa Tenggara Timur Termahal Se-Indonesia (Selasa, 17 Maret 2026))
Dari total 345 sekolah SMA pada 2024, sebagian besar merupakan sekolah negeri yaitu 238 unit, mengalami kenaikan 0.8% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 236 unit. Sementara itu, sekolah swasta berjumlah 107 unit, naik sebesar 4.9% dari 102 unit pada tahun sebelumnya. Secara persentase, sekolah negeri mendominasi dengan sekitar 69% dari total sekolah SMA di Sumatera Barat, sedangkan sekolah swasta hanya sekitar 31%.
Jumlah penduduk usia sekolah SMA (16-18 tahun) di Sumatera Barat pada tahun 2023 sebesar 297.600 jiwa, menurun peringkat nasional dari ke-12 menjadi ke-13 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya (2018-2022) yang stabil di peringkat ke-12 dengan jumlah sekitar 289.100 hingga 295.100 jiwa. Data tahun 2024 untuk indikator ini belum tersedia, namun pertumbuhan jumlah sekolah SMA yang konsisten sejalan dengan stabilitas jumlah penduduk usia sekolah di provinsi ini.
(Baca: Angka Partisipasi Kasar Periode 2013-2025)
Data pendukung dari BPS menunjukkan jumlah guru SMA di Sumatera Barat pada tahun 2024 sebesar 10.893 orang, mengalami penurunan 2.2% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 11.140 orang. Jumlah kepala sekolah dan guru SMA negeri pada 2024 sebesar 9.653 orang (penurunan 1.5% dari 9.800 orang), sedangkan di swasta sebesar 1.240 orang (penurunan 7.5% dari 1.340 orang). Meskipun jumlah guru menurun, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA pada 2024 naik menjadi 72%, tumbuh 4.8% dari 69% pada tahun sebelumnya.
Jumlah siswa SMA di Sumatera Barat pada tahun 2024 mencapai 157.273 orang, mengalami pertumbuhan 2.4% dibandingkan tahun 2023. Meskipun ada peningkatan jumlah sekolah dan partisipasi siswa, penurunan jumlah guru perlu menjadi perhatian agar kualitas pendidikan SMA di provinsi ini tetap terjaga. Pemerintah daerah perlu melakukan upaya untuk meningkatkan ketersediaan guru, terutama di sekolah swasta yang mengalami penurunan lebih signifikan.