Kemendikbud merilis data skor tertinggi dalam ujian masuk sekolah lewat jalur prestasi raport Jawa Barat tahun 2025 untuk SMA NEGERI 10 DEPOK. Berdasarkan data nilai ujian terstandar yang diadakan Dinas Pendidikan Jawa Barat, skor tertinggi di antara 10 siswa terbaik adalah 260 poin, sedangkan skor terendah di peringkat top 10 adalah 220 poin. Rata-rata nilai ujian terstandar dari 10 siswa ini adalah 241 poin. Skor 260 menjadi batas atas nilai ujian terstandar untuk masuk ke SMA NEGERI 10 DEPOK melalui jalur ini, dengan sebaran nilai yang bervariasi mulai dari 220 hingga 260 poin.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA9 DEPOK 2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
Berikut ini adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMA NEGERI 10 DEPOK melalui jalur prestasi. Siswa yang ada dalam daftar ini mendapatkan nilai terbaik dalam ujian terstandar dan nilai raport di urutan 10 besar teratas, memenuhi kriteria seleksi baru yang diterapkan tahun ini.
Imam Restu Pahlawan
Imam Restu Pahlawan berasal dari SMP Negeri 14 Depok dan menempati urutan nilai ke-1 dalam peringkat top 10 siswa lolos jalur prestasi. Dalam ujian terstandar yang terdiri dari 30 soal (setiap soal bernilai 10 poin), ia memperoleh 250 poin yang berarti ada 5 jawaban yang tidak tepat. Jarak rumahnya dengan SMA NEGERI 10 DEPOK adalah sekitar 4.17 km.
- Skor nilai raport: 462.636 poin
- Nilai ujian terstandar: 250 poin
- Nilai akhir: 356.32 poin
Khairy Arkan Zaid
Khairy Arkan Zaid, alumnus SMP Muhammadiyah 22 Pamulang, menempati urutan nilai ke-2. Ia berhasil memperoleh 260 poin dalam ujian terstandar, yang berarti hanya 4 jawaban yang tidak berhasil ia jawab dengan benar dari 30 soal yang diberikan. Jarak antara rumahnya dan sekolah pilihan adalah sekitar 3.17 km.
- Skor nilai raport: 451.882 poin
- Nilai ujian terstandar: 260 poin
- Nilai akhir: 355.94 poin
Athallah Galih Anargya
Athallah Galih Anargya dari SMP Muhammadiyah 22 Pamulang menempati urutan nilai ke-3. Ia mendapatkan 260 poin dalam ujian terstandar, artinya hanya 4 jawaban yang tidak tepat dari total 30 soal. Jarak rumahnya dengan SMA NEGERI 10 DEPOK adalah sekitar 4.22 km.
- Skor nilai raport: 440.0 poin
- Nilai ujian terstandar: 260 poin
- Nilai akhir: 350.0 poin
Jericho Sebastian Partogi Simanjuntak
Jericho Sebastian Partogi Simanjuntak, lulusan SMPN 17 Tangerang Selatan, menempati urutan nilai ke-4. Ia memperoleh 260 poin dalam ujian terstandar, yang berarti 4 jawaban tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan adalah sekitar 3.46 km.
- Skor nilai raport: 438.55 poin
- Nilai ujian terstandar: 260 poin
- Nilai akhir: 349.28 poin
Adelia Paramita Herriawan
Adelia Paramita Herriawan dari SMP Negeri 18 Depok menempati urutan nilai ke-5. Ia mendapatkan 240 poin dalam ujian terstandar, artinya ada 6 jawaban yang tidak tepat dari 30 soal. Jarak rumahnya dengan SMA NEGERI 10 DEPOK adalah sekitar 1.76 km, yang merupakan jarak terdekat di antara 10 siswa terbaik.
- Skor nilai raport: 456.545 poin
- Nilai ujian terstandar: 240 poin
- Nilai akhir: 348.27 poin
Annisa Zhulfati
Annisa Zhulfati, alumnus SMP Negeri 18 Depok, menempati urutan nilai ke-6. Ia memperoleh 240 poin dalam ujian terstandar, yang berarti 6 jawaban tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak antara rumahnya dan sekolah pilihan adalah sekitar 2.83 km.
- Skor nilai raport: 447.091 poin
- Nilai ujian terstandar: 240 poin
- Nilai akhir: 343.55 poin
Gavin Ivander Gunawan
Gavin Ivander Gunawan dari SMP Negeri 18 Depok menempati urutan nilai ke-7. Ia mendapatkan 220 poin dalam ujian terstandar, artinya ada 8 jawaban yang tidak tepat dari 30 soal. Jarak rumahnya dengan SMA NEGERI 10 DEPOK adalah sekitar 1.64 km.
- Skor nilai raport: 463.636 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 341.82 poin
Bilal Akbar Ramadhan
Bilal Akbar Ramadhan, lulusan SMP IT Al Hikmah, menempati urutan nilai ke-8. Ia memperoleh 220 poin dalam ujian terstandar, yang berarti 8 jawaban tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak rumahnya dengan sekolah pilihan adalah sekitar 5.66 km, yang merupakan jarak terjauh di antara 10 siswa terbaik.
- Skor nilai raport: 462.318 poin
- Nilai ujian terstandar: 220 poin
- Nilai akhir: 341.16 poin
Fira Amanda Maimuna Wakang
Fira Amanda Maimuna Wakang dari SMP Negeri 18 Depok menempati urutan nilai ke-9. Ia mendapatkan 230 poin dalam ujian terstandar, artinya ada 7 jawaban yang tidak tepat dari 30 soal. Jarak rumahnya dengan SMA NEGERI 10 DEPOK adalah sekitar 1.69 km.
- Skor nilai raport: 450.727 poin
- Nilai ujian terstandar: 230 poin
- Nilai akhir: 340.36 poin
Lanang Arven Nauval Rasino
Lanang Arven Nauval Rasino, alumnus SMP Negeri 14 Depok, menempati urutan nilai ke-10. Ia memperoleh 230 poin dalam ujian terstandar, yang berarti 7 jawaban tidak berhasil ia jawab dengan benar. Jarak antara rumahnya dan sekolah pilihan adalah sekitar 4.24 km.
- Skor nilai raport: 450.182 poin
- Nilai ujian terstandar: 230 poin
- Nilai akhir: 340.09 poin