- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Gambia pada 2024 mencapai 18.23 Unit. Data ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 16.71 Unit. Kenaikan ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang positif di Gambia.
Secara historis, PDB PPP Gambia menunjukkan perkembangan yang menarik. Pada periode 2015-2019, nilainya meningkat secara bertahap dari 13.47 Unit menjadi 15.26 Unit. Sempat mengalami penurunan pada 2020 menjadi 14.66 Unit, namun kembali pulih dan terus meningkat hingga mencapai angka saat ini.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Polewali Mandar | 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Gambia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), PDB PPP Gambia menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Dari 14.97 Unit pada 2022, meningkat menjadi 16.71 Unit pada 2023, dan mencapai 18.23 Unit pada 2024. Pertumbuhan ini didorong oleh pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan berbagai kebijakan pemerintah.
Jika dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun sebelumnya, PDB PPP Gambia saat ini menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik. Rata-rata PDB PPP Gambia pada 2019-2021 adalah 14.89 Unit, sedangkan rata-rata pada 2022-2024 adalah 16.64 Unit. Hal ini mengindikasikan akselerasi pertumbuhan ekonomi Gambia.
Kenaikan tertinggi PDB PPP Gambia terjadi pada 2023, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 11.59%. Sementara itu, penurunan terdalam terjadi pada 2020 dengan kontraksi sebesar 3.94%, yang kemungkinan besar disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19 terhadap aktivitas ekonomi. Dibandingkan 10 tahun terakhir, kontraksi ekonomi 2020 menjadi anomali.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Rwanda 2015 - 2024)
Secara regional, peringkat Gambia dalam PDB PPP mengalami fluktuasi. Pada 2024, Gambia berada di peringkat 32 di Afrika, naik dari peringkat 33 pada tahun sebelumnya. Fluktuasi ini mencerminkan dinamika persaingan ekonomi di antara negara-negara Afrika.
IMF memproyeksikan PDB PPP Gambia akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Pada 2025, proyeksi menunjukkan angka 19.113 Unit, dan terus meningkat hingga 21.442 Unit pada 2030. Pertumbuhan proyeksi ini mengindikasikan outlook ekonomi Gambia yang positif. Di antara negara-negara yang datanya tersedia, Somalia memiliki PDB PPP terendah, yaitu 0.399 Unit. Pada 2024, Gambia berada di peringkat 15 dari 50 negara yang dibandingkan.