Pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mencapai Rp 43.434 per kapita per bulan pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan sedikit pertumbuhan sebesar 0,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pengeluaran ini merupakan bagian dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa sebesar Rp 153.244.
Jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk kategori lain, alokasi dana untuk sabun mandi relatif kecil. Pengeluaran untuk kecantikan mencapai Rp 28.656, makanan jadi Rp 146.239, perawatan Rp 43.757, serta rokok dan tembakau Rp 142.015 per kapita per bulan. Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan pokok dan konsumsi lainnya.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Rwanda 2015 - 2024)
Secara historis, pengeluaran untuk sabun mandi di Polewali Mandar fluktuatif. Pada tahun 2019, terjadi penurunan sebesar 2,1%, diikuti kenaikan 5,9% pada tahun 2020. Tahun 2021 kembali mengalami penurunan 5,3%, namun kemudian melonjak 13,8% pada tahun 2022 dan 10,3% pada tahun 2023 sebelum akhirnya stabil di angka 0,4% pada tahun 2024. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2024, meskipun pertumbuhan tidak signifikan.
Dalam skala provinsi, Kabupaten Polewali Mandar menduduki peringkat ke-4 dalam hal pengeluaran untuk sabun mandi di antara kabupaten/kota di Sulawesi Barat. Peringkat ini masih sama seperti tahun sebelumnya. Kabupaten Mamuju Utara mencatat pengeluaran tertinggi dengan Rp 70.474, diikuti Mamuju Tengah (Rp 53.103), dan Mamuju (Rp 51.417). Kabupaten Majene dan Mamasa mencatatkan pengeluaran masing-masing Rp 43.186 dan Rp 33.640.
BPS mencatat, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Polewali Mandar pada tahun 2024 adalah Rp 441.224, meningkat 14,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp 1.029.784, mengalami penurunan 8,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan adalah Rp 588.560, naik 18,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Mamuju
Pada tahun 2024, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Mamuju mencapai Rp 716.334, menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 36,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan dan bukan makanan tercatat sebesar Rp 1.299.845, naik 4,2%. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan adalah Rp 583.511, melonjak 24,7%. Dengan angka ini, Kabupaten Mamuju menempati peringkat ke-2 di Sulawesi Barat dalam hal pengeluaran total, mengindikasikan peningkatan kesejahteraan dan konsumsi masyarakat.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Polewali Mandar | 2024)
Kabupaten Mamuju Utara
Kabupaten Mamuju Utara mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp 642.098 pada tahun 2024, dengan pertumbuhan hanya 2,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp 1.361.781, justru mengalami penurunan 2,2%. Namun, pengeluaran untuk makanan mencatat kenaikan signifikan sebesar 12,2%, mencapai Rp 719.682. Meski pertumbuhan pengeluaran bukan makanan relatif rendah, Mamuju Utara tetap memimpin di Sulawesi Barat dalam total pengeluaran.
Kabupaten Mamuju Tengah
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Mamuju Tengah pada tahun 2024 adalah Rp 633.624, naik 7,3% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan dan bukan makanan tercatat Rp 1.240.175, sedikit meningkat 0,2%. Pengeluaran untuk makanan mencapai Rp 606.551, naik 13,4%. Dengan posisi ini, Mamuju Tengah berada di urutan ke-3 di provinsi, menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang stabil di sektor konsumsi.