Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Jayapura, Papua, mencapai 115.748 rupiah pada tahun 2024. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 3,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih pengeluaran sebesar 3.709,8 rupiah. Pengeluaran ini menyumbang sekitar 3,09 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di wilayah tersebut, yang mencapai 3.747.270 rupiah.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Tanah Laut | 2024)
Bandingkan dengan pengeluaran total per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Jayapura tahun 2024, yang mencapai 1.825.477 rupiah, pengeluaran sabun mandi hanya menyumbang sekitar 6,34 persen. Sementara itu, pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di wilayah ini mencapai 966.182 rupiah, yang merupakan angka tertinggi di antara kabupaten/kota di provinsi Papua.
Menelusuri data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Jayapura mengalami fluktuasi yang cukup jelas. Tahun 2019, pengeluaran turun sebesar 15,2 persen menjadi 70.095 rupiah dari 82.680 rupiah pada tahun 2018. Kemudian naik sebesar 16,6 persen pada tahun 2020, sebelum mencapai kenaikan tertinggi sebesar 58,5 persen pada tahun 2021 menjadi 129.544 rupiah. Setelah itu, pengeluaran turun sedikit sebesar 18,8 persen pada tahun 2022, lalu naik kembali sebesar 6,5 persen pada tahun 2023 dan 3,3 persen pada tahun 2024.
Dalam perbandingan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Papua tahun 2024, Kabupaten Jayapura menempati posisi ke-2 dalam pengeluaran sabun mandi per kapita. Posisi pertama dipegang oleh Kota Jayapura dengan pengeluaran 135.613 rupiah, yang mengalami penurunan sebesar 15,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selanjutnya, Kabupaten Kepulauan Yapen menempati posisi ke-3 dengan pengeluaran 96.757 rupiah dan kenaikan sebesar 60,7 persen, Kabupaten Biak Numfor di posisi ke-4 dengan 88.168 rupiah dan kenaikan 49,5 persen, serta Kabupaten Keerom di posisi ke-5 dengan 87.744 rupiah dan kenaikan 51,8 persen.
Kota Jayapura
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Jayapura tahun 2024 mencapai 1.131.493 rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 0,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai 1.919.406 rupiah, turun sebesar 23,6 persen dari tahun sebelumnya. Kota Jayapura menempati posisi ke-1 dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Papua, meskipun pengeluaran sabun mandinya mengalami penurunan tahun ini. Pengeluaran makanan per kapita sebulan di Kota Jayapura tahun 2024 mencapai 787.913 rupiah, turun sebesar 11,1 persen dari tahun sebelumnya, dan menempati posisi ke-3 di provinsi.
(Baca: Jumlah Perceraian di Jawa Tengah Periode 2019-2024)
Kabupaten Jayapura
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Jayapura tahun 2024 mencapai 859.295 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 13,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai 1.825.477 rupiah, turun sebesar 24,9 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Jayapura menempati posisi ke-2 dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Papua, dan posisi ke-1 dalam pengeluaran makanan per kapita sebulan dengan angka 966.182 rupiah, yang naik sebesar 35,4 persen dari tahun sebelumnya.
Kabupaten Keerom
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Keerom tahun 2024 mencapai 644.245 rupiah, mengalami kenaikan signifikan sebesar 40,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai 1.425.253 rupiah, naik sebesar 14,7 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Keerom menempati posisi ke-3 dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Papua, dan posisi ke-4 dalam pengeluaran makanan per kapita sebulan dengan angka 781.008 rupiah, yang naik sebesar 36,9 persen dari tahun sebelumnya.
Kabupaten Biak Numfor
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Biak Numfor tahun 2024 mencapai 633.252 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 38,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di wilayah ini mencapai 1.377.561 rupiah, naik sebesar 7 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Biak Numfor menempati posisi ke-4 dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Papua, dan posisi ke-8 dalam pengeluaran makanan per kapita sebulan dengan angka 599.321 rupiah, yang naik sebesar 28,6 persen dari tahun sebelumnya.