Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah sebesar 38689 Rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 31,9 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 56838 Rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode pencatatan tahun 2018 sampai 2024, terjadi pergerakan nilai yang naik turun tajam pada pos pengeluaran ini.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi di Riau | 2025)
Sepanjang tujuh tahun data tercatat, pengeluaran tertinggi untuk perawatan kulit di kabupaten ini terjadi pada tahun 2020 dengan nilai mencapai 102921 Rupiah per kapita per bulan. Pencatatan pada tahun tersebut menjadi anomali, dimana terjadi kenaikan sebesar 218,6 persen secara drastis dari tahun sebelumnya, lalu pada tahun berikutnya langsung turun sebesar 62,9 persen kembali ke rentang nilai normal. Setelah tahun 2020, nilai pengeluaran tidak pernah kembali menyentuh angka di atas 60 ribu rupiah.
Nilai pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 setara dengan 15,7 persen dari pengeluaran makanan jadi per kapita, 55,7 persen dari pengeluaran sabun mandi, dan 9,9 kali lipat dari pengeluaran rata-rata untuk kategori kecantikan umum. Nilai ini juga hanya menyumbang 15,7 persen dari total pengeluaran aneka barang dan jasa per kapita setiap bulannya di wilayah ini.
Berdasarkan peringkat seprovinsi Papua Tengah, Kabupaten Deiyai menempati urutan ke 7 dari 8 kabupaten yang tercatat untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Hanya Kabupaten Puncak yang memiliki nilai pengeluaran perawatan kulit lebih rendah dibandingkan Deiyai pada tahun yang sama. Secara nasional, kabupaten ini menempati peringkat ke 416 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Dari seluruh kabupaten di Papua Tengah, hanya tiga wilayah yang mencatatkan kenaikan pengeluaran perawatan kulit pada tahun 2024. Kabupaten Paniai mencatat kenaikan tertinggi sebesar 66,3 persen, diikuti Kabupaten Dogiyai sebesar 14,6 persen dan Kabupaten Nabire sebesar 0,9 persen. Lima kabupaten lainnya termasuk Deiyai mencatatkan penurunan, dengan penurunan terbesar dialami Kabupaten Puncak sebesar 54,4 persen.
Kabupaten Mimika
(Baca: Inflasi Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kabupaten Konawe Bulan Mei 0,22%)
Kabupaten Mimika menempati urutan kedua seprovinsi untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan nilai 121808 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mengalami penurunan sedikit sebesar 12,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun tetap mempertahankan posisi peringkat yang sama seperti tahun lalu. Untuk total pengeluaran bukan makanan, Mimika mencatat nilai 850183 Rupiah per kapita per bulan dengan kenaikan sebesar 12,7 persen, dan menempati peringkat kedua seprovinsi.
Kabupaten Nabire
Kabupaten Nabire tercatat memiliki pengeluaran perawatan kulit sebesar 82509 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, dan menempati urutan ketiga seprovinsi. Wilayah ini merupakan satu dari sedikit daerah yang mencatatkan kenaikan kecil pada pos pengeluaran ini, dengan pertumbuhan 0,9 persen dibandingkan tahun 2023. Total pengeluaran bukan makanan di Nabire tumbuh sebesar 23,8 persen menjadi 840637 Rupiah per kapita, dan mempertahankan posisi peringkat ketiga secara konsisten.
Kabupaten Puncak Jaya
Kabupaten Puncak Jaya masih menjadi wilayah dengan pengeluaran perawatan kulit tertinggi seprovinsi Papua Tengah pada tahun 2024 dengan nilai 136628 Rupiah per kapita per bulan. Meskipun mengalami penurunan sebesar 44,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, wilayah ini tetap berada di peringkat pertama untuk kategori ini. Untuk total pengeluaran makanan per kapita, Puncak Jaya juga memimpin seprovinsi dengan nilai 1888613 Rupiah per bulan dan mengalami kenaikan sebesar 5,1 persen.
Kabupaten Dogiyai
Kabupaten Dogiyai menempati urutan kelima seprovinsi untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan nilai 51913 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan kenaikan sebesar 14,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan naik satu peringkat dari posisi tahun lalu. Total pengeluaran makanan di Dogiyai mengalami pertumbuhan sangat tinggi sebesar 151,9 persen menjadi 638889 Rupiah per kapita per bulan, menjadikannya wilayah dengan pertumbuhan pengeluaran makanan tertinggi seprovinsi pada tahun 2024.