889 Titik Panas Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Minggu, 12 Juli 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 12/07/2026 11:32 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 889 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 390 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Minggu (12/7/2026) pukul 11.32 WIB. Dari 889 titik panas terdeteksi, 36 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 823 titik skala sedang, dan 30 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Banjir Mendominasi Kejadian Bencana di Indonesia Kuartal I 2026)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Barat sebanyak 180 titik. Kalimantan Timur menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 90 titik. Jawa Timur berada di posisi ketiga sebanyak 60 titik panas.

Sebanyak 56 titik panas terdeteksi di Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah menyusul dengan 56 titik panas, serta Nusa Tenggara Timur dan Sumatera Selatan masing-masing memiliki 54 dan 45 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Sebaran Titik Banjir Jakarta (13 Januari 2026 Pukul 08.00 WIB))

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
12 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.059 -0.09
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...