Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara untuk kebutuhan kecantikan pada tahun 2024 mencapai 20947 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebanyak 0,1 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih nilai sebesar 17 rupiah per orang setiap bulannya. Pada tahun 2023 lalu, pengeluaran kecantikan wilayah ini sempat mengalami penurunan sebanyak 1,5 persen setelah sebelumnya terus mencatat kenaikan sejak tahun 2018.
(Baca: Harga Gabah di Pasar Internasional Rp 4493.5 per Kg (Kamis, 04 Juni 2026))
Sepanjang periode pencatatan 2018 hingga 2024, pengeluaran kecantikan Kabupaten Tapanuli Utara mengalami kenaikan berturut-turut selama lima tahun berturut-turut mulai 2018. Nilai pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2022 sebesar 21247 rupiah per kapita per bulan. Setelah tahun tersebut, nilai pengeluaran bergerak stagnan pada kisaran 20900 hingga 21000 rupiah hingga tahun 2024.
Besar pengeluaran untuk kecantikan ini hanya menyumbang sekitar 1,85 persen dari total rata-rata pengeluaran per kapita bulanan masyarakat wilayah ini. Sebagai perbandingan, pengeluaran untuk makanan jadi mencapai 119954 rupiah, pengeluaran untuk sabun mandi mencapai 70524 rupiah, sementara pengeluaran untuk rokok dan tembakau bahkan mencapai 138686 rupiah per kapita setiap bulannya.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Tapanuli Utara menempati urutan ke 25 dari total 33 kabupaten dan kota yang ada. Posisi ini berada di bawah Kabupaten Padang Lawas Utara dan di atas Kabupaten Humbang Hasundutan. Secara nasional, wilayah ini menempati peringkat 442 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, serta peringkat 138 di seluruh wilayah Pulau Sumatera.
Kota Tebing Tinggi
Kota Tebing Tinggi mencatat pengeluaran kecantikan tertinggi se-Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2024 dengan nilai 61572 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini juga mencatat pertumbuhan pengeluaran kecantikan tertinggi sebesar 60,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran bukan makanan, Kota Tebing Tinggi menempati urutan kedua se-provinsi dengan pertumbuhan sebesar 41,1 persen pada tahun 2024, atau mencapai 857842 rupiah per kapita setiap bulannya.
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA7 Kota Depok 2025)
Kota Medan
Sebagai ibukota provinsi, Kota Medan menempati urutan kedua pengeluaran kecantikan dengan nilai 52554 rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Pertumbuhan pengeluaran kecantikan di wilayah ini mencapai 12,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Medan tetap menempati urutan pertama se-provinsi untuk total pengeluaran bukan makanan dengan nilai 1078461 rupiah per kapita per bulan, meskipun hanya mengalami pertumbuhan sebesar 2,9 persen pada tahun terakhir.
Kota Sibolga
Kota Sibolga berada di urutan ketiga pengeluaran kecantikan se-provinsi dengan nilai 47583 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Pertumbuhan pengeluaran kecantikan di wilayah ini hanya tercatat 0,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, atau hampir tidak mengalami perubahan nilai. Untuk total pengeluaran bukan makanan, Kota Sibolga menempati urutan keenam se-provinsi, dan tercatat mengalami penurunan sedikit sebesar 0,7 persen pada tahun 2024.
Kabupaten Nias Barat
Kabupaten Nias Barat mencatat pengeluaran kecantikan terendah se-Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2024 dengan nilai hanya 11136 rupiah per kapita per bulan. Meskipun demikian, wilayah ini mencatat pertumbuhan pengeluaran kecantikan sebesar 15,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Nias Barat menempati urutan terbawah se-provinsi dengan nilai 313507 rupiah per kapita per bulan, meskipun mengalami pertumbuhan sebesar 25,1 persen pada tahun terakhir.