Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mencapai 35.346 rupiah pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 32,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 26.742 rupiah. Selisih pengeluaran perawatan kulit antara tahun 2024 dan 2023 mencapai 8.603 rupiah per kapita sebulan.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa di Kab. Halmahera Utara 2018 - 2024)
Sejak tahun 2018, pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Barru mengalami fluktuasi yang cukup signifikan. Pada tahun 2019, pengeluaran mencapai pengeluaran tertinggi sebelum tahun 2024 sebesar 42.420 rupiah per kapita sebulan, dengan pertumbuhan sebesar 21,8 persen dari tahun 2018. Namun, pada tahun 2020 terjadi penurunan drastis sebesar 29,3 persen menjadi 30.002 rupiah, dan terus mengalami sedikit penurunan hingga tahun 2023 sebelum naik kembali pada tahun 2024.
Data pendukung menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di Kabupaten Barru sebesar 144.788 rupiah, sedangkan pengeluaran untuk kecantikan mencapai 19.727 rupiah. Pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 menyumbang sekitar 24,4 persen dari total pengeluaran barang jasa per kapita sebulan. Jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk sabun mandi yang sebesar 47.099 rupiah, pengeluaran perawatan kulit masih lebih rendah sekitar 11.753 rupiah.
Kabupaten Barru menempati peringkat ke-19 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dalam hal pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Peringkat ini masih sama dengan tahun sebelumnya. Dibandingkan dengan wilayah lain di provinsi, Kota Makassar menempati peringkat pertama dengan pengeluaran sebesar 110.832 rupiah per kapita sebulan, meskipun mengalami penurunan sebesar 8 persen dari tahun 2023. Kabupaten Bantaeng berada di peringkat kedua dengan pengeluaran 80.457 rupiah, dengan pertumbuhan yang sangat tinggi sebesar 144,8 persen.
Beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang memiliki pengeluaran perawatan kulit tertinggi tahun 2024 antara lain Kota Makassar (110.832 rupiah, pertumbuhan -8%), Kabupaten Bantaeng (80.457 rupiah, pertumbuhan 144,8%), Kabupaten Enrekang (72.879 rupiah, pertumbuhan 100,6%), Kota Parepare (62.705 rupiah, pertumbuhan -29,3%), dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (61.305 rupiah, pertumbuhan 45,5%). Semua wilayah ini berada di peringkat atas 5 di provinsi, dengan Kabupaten Bantaeng dan Enrekang mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Selatan 2015 - 2024)
Kota Makassar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Makassar tahun 2024 mencapai 1.012.020 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 8,9 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.803.702 rupiah, yang mengalami penurunan sebesar 3,6 persen dari tahun 2023. Pengeluaran makanan per kapita sebulan tahun 2024 mencapai 791.682 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 5,7 persen. Kota Makassar menempati peringkat pertama di Sulawesi Selatan untuk ketiga kategori pengeluaran ini, menunjukkan daya beli masyarakat yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di provinsi.
Kabupaten Bantaeng
Kabupaten Bantaeng mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan tahun 2024, mencapai 599.915 rupiah dengan pertumbuhan sebesar 40,5 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.359.035 rupiah, naik sebesar 14,5 persen dari tahun 2023. Pengeluaran makanan per kapita sebulan tahun 2024 mencapai 759.120 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 34 persen. Kabupaten Bantaeng menempati peringkat ke-10 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-8 untuk total pengeluaran, dan peringkat ke-3 untuk pengeluaran makanan di Sulawesi Selatan.
Kota Parepare
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Parepare tahun 2024 mencapai 914.616 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 28,5 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.535.908 rupiah, yang mengalami penurunan sebesar 11,2 persen dari tahun 2023. Pengeluaran makanan per kapita sebulan tahun 2024 mencapai 621.292 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 5,2 persen. Kota Parepare menempati peringkat ke-2 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-3 untuk total pengeluaran, dan peringkat ke-11 untuk pengeluaran makanan di Sulawesi Selatan.
Kabupaten Enrekang
Kabupaten Enrekang mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan tahun 2024 sebesar 658.827 rupiah, dengan pertumbuhan yang sangat tinggi sebesar 53,3 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran total makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1.396.244 rupiah, naik sebesar 9,9 persen dari tahun 2023. Pengeluaran makanan per kapita sebulan tahun 2024 mencapai 737.416 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 49,7 persen. Kabupaten Enrekang menempati peringkat ke-8 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-5 untuk total pengeluaran, dan peringkat ke-4 untuk pengeluaran makanan di Sulawesi Selatan.