- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat bahwa PDB Paritas Daya Beli (PPP) Vanuatu pada tahun 2024 mencapai 135.06 unit, mengalami pertumbuhan sebesar 0.8% dibandingkan tahun 2023 (133.99 unit). Dalam tiga tahun terakhir (2021-2023), pertumbuhan PDB PPP Vanuatu menunjukkan pola fluktuatif: terjadi kontraksi sebesar 3.7% pada 2021 (penurunan dari 129.78 unit menjadi 124.98 unit), kemudian pemulihan dengan pertumbuhan 3.82% pada 2022 dan 3.26% pada 2023. Rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir adalah sekitar 2.63%, sehingga pertumbuhan 2024 (0.8%) lebih rendah dari rata-rata tersebut. Sementara itu, rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir (2019-2023) adalah sekitar 1.29%, yang juga lebih tinggi dari pertumbuhan tahun 2024.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Republik Persatuan Tanzania 2015 - 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Vanuatu terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2024), pertumbuhan tertinggi PDB PPP Vanuatu terjadi pada tahun 2022 dengan tingkat pertumbuhan 3.82%, yang merupakan pemulihan signifikan setelah kontraksi tahun 2021. Pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2021 dengan kontraksi 3.7%, yang merupakan anomali karena merupakan satu-satunya tahun dengan pertumbuhan negatif dalam rentang sepuluh tahun tersebut. Sebelum tahun 2021, semua tahun dari 2015 hingga 2020 mengalami pertumbuhan positif yang stabil, dengan tingkat pertumbuhan berkisar antara 0.88% (2016) hingga 5.06% (2015).
Secara peringkat regional di Oseania, posisi Vanuatu sebagai negara dengan nilai PDB PPP tertinggi tetap tidak berubah selama sepuluh tahun terakhir, yaitu berada di peringkat 1 pada setiap tahun dari 2015 hingga 2024. Tidak ada pergeseran peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa Vanuatu tetap mempertahankan keunggulan ekonomi dalam hal paritas daya beli dibandingkan negara-negara tetangga di wilayah tersebut.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Yunani 2015 - 2024)
IMF memberikan proyeksi PDB PPP Vanuatu untuk tahun 2025 hingga 2030 yang menunjukkan pertumbuhan positif namun semakin melambat. Proyeksi tahun 2025 adalah 136.387 unit dengan pertumbuhan 0.99%, sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan tahun 2024. Tahun 2026 diharapkan mengalami pertumbuhan 1.02%, sebelum tingkat pertumbuhan menurun menjadi 0.4% pada 2027 dan 0.16% pada 2028. Pada tahun 2029 dan 2030, pertumbuhan diperkirakan sedikit pulih menjadi 0.41% dan 0.37% masing-masing.
Dalam perbandingan dengan negara lain di Oseania, pertumbuhan PDB PPP Vanuatu tahun 2024 (0.8%) lebih baik dibandingkan negara dengan pertumbuhan terburuk dalam tiga tahun terakhir, yaitu Tuvalu (-1.05%) dan Kiribati (-0.38%). Secara peringkat nilai tahun terakhir, Vanuatu berada di posisi 1, sedangkan Tuvalu di posisi 7 dan Kiribati di posisi 12 di antara negara-negara yang dibandingkan. Nilai PDB PPP Vanuatu juga jauh lebih tinggi dibandingkan sebagian besar negara tetangga, seperti Fiji (0.908 unit) dan Kiribati (1.038 unit).