Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk sabun mandi di Kabupaten Banggai Kepulauan pada tahun 2024 mencapai 42946 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 5 persen dibandingkan tahun 2023. Selisih peningkatan pengeluaran tahun ini mencapai 2042 rupiah per orang setiap bulannya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Selatan 2015 - 2024)
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, pengeluaran sabun mandi wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2018 tercatat 33924 rupiah, lalu sedikit turun pada tahun 2019 menjadi 32989 rupiah. Kenaikan terbesar terjadi pada tahun 2021 sebesar 21,9 persen yang menjadikan tahun tersebut sebagai periode dengan pengeluaran tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Setelah tahun 2021, pengeluaran sempat turun dua tahun berturut-turut sebelum akhirnya kembali naik pada tahun 2024.
Nilai pengeluaran sabun mandi 2024 setara dengan 31,2 persen dari total pengeluaran perawatan penduduk, 217 persen dari pengeluaran kecantikan, dan 51,4 persen dari pengeluaran makanan jadi per kapita per bulan. Jika dibandingkan dengan pengeluaran rokok dan tembakau, biaya sabun mandi hanya mencapai 35,5 persen dari total pengeluaran masyarakat untuk produk tersebut setiap bulannya.
Berdasarkan peringkat seprovinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai Kepulauan menempati urutan ke 12 dari 13 kabupaten dan kota yang ada. Urutan ini tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya. Hanya Kabupaten Tojo Una Una yang mencatat nilai pengeluaran sabun mandi lebih rendah dibandingkan wilayah ini pada tahun 2024. Sedangkan Kabupaten Morowali menjadi wilayah dengan pengeluaran sabun mandi tertinggi seprovinsi dengan nilai mencapai 110928 rupiah per kapita per bulan.
Secara nasional, wilayah ini menempati peringkat 466 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia. Untuk peringkat se wilayah Pulau Sulawesi, Kabupaten Banggai Kepulauan berada pada urutan 63. Selama tiga tahun terakhir, rata-rata pengeluaran sabun mandi wilayah ini tercatat 42468 rupiah, sedangkan rata-rata lima tahun terakhir mencapai 42255 rupiah. Nilai tahun 2024 tercatat sedikit lebih tinggi dibandingkan kedua rata-rata tersebut.
Kabupaten Morowali
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kota Tasikmalaya Rp.42,13 Juta Data per 2025)
Kabupaten Morowali secara konsisten menempati peringkat pertama se Sulawesi Tengah untuk seluruh kategori pengeluaran penduduk. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita per bulan wilayah ini mencapai 2008616 rupiah, dengan pengeluaran makanan sebesar 979693 rupiah dan pengeluaran bukan makanan mencapai 1028923 rupiah. Pertumbuhan pengeluaran makanan tercatat naik 27,6 persen, sedangkan pertumbuhan pengeluaran bukan makanan mencapai 50,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai pengeluaran sabun mandi wilayah ini hampir tiga kali lipat lebih besar dibandingkan nilai pengeluaran Kabupaten Banggai Kepulauan pada periode yang sama.
Kota Palu
Sebagai satu-satunya kota di provinsi ini, Kota Palu menempati peringkat kedua secara keseluruhan. Total pengeluaran per kapita per bulan tahun 2024 tercatat 1668616 rupiah, dengan 707941 rupiah dialokasikan untuk kebutuhan makanan dan 960675 rupiah untuk kebutuhan bukan makanan. Pengeluaran sabun mandi Kota Palu mencapai 90685 rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan naik 7,9 persen dibandingkan tahun 2023. Peringkat wilayah ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Banggai Laut
Kabupaten Banggai Laut yang merupakan wilayah tetangga mencatat pengeluaran sabun mandi sebesar 65320 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 14,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di provinsi ini. Total pengeluaran penduduk wilayah ini tercatat 912239 rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan pengeluaran makanan sedikit turun 6 persen dan pengeluaran bukan makanan sedikit turun 1,8 persen pada tahun yang sama.
Kabupaten Tojo Una Una
Kabupaten Tojo Una Una merupakan satu-satunya wilayah di Sulawesi Tengah yang memiliki nilai pengeluaran sabun mandi lebih rendah dibandingkan Kabupaten Banggai Kepulauan pada tahun 2024. Nilai pengeluaran sabun mandi wilayah ini tercatat 40729 rupiah, dengan penurunan sebesar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita wilayah ini tercatat 946024 rupiah per bulan, dengan pertumbuhan pengeluaran total turun 19,9 persen dan menempati peringkat ke 11 seprovinsi Sulawesi Tengah.