Jumlah Sekolah SMA di Papua Barat Daya 2023 - 2024
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA di Provinsi Papua Barat Daya, wilayah Pulau Papua ini baru memiliki data tercatat mulai tahun 2023. Pada tahun 2023 tercatat terdapat 72 unit sekolah SMA, kemudian meningkat menjadi 81 unit pada tahun 2024. Hingga tahun 2025, data jumlah sekolah SMA untuk provinsi ini belum tercatat secara resmi. Secara nasional, posisi jumlah sekolah SMA provinsi ini naik dari urutan 32 pada 2023 menjadi urutan 31 pada tahun 2024.
(Baca: Persentase Penduduk Miskin Periode 2013-2025)
Berdasarkan data pendukung tahun 2024, dari total 81 unit sekolah SMA, sebanyak 50 unit merupakan SMA Negeri dan 31 unit sisanya adalah SMA Swasta. SMA Negeri mencatat pertumbuhan sebesar 16,3% dibanding tahun 2023, sementara SMA Swasta tumbuh sebesar 6,9%. Proporsi SMA Negeri mendominasi dengan persentase 61,7% dari total seluruh sekolah SMA di provinsi ini, sedangkan SMA Swasta menempati 38,3%.
Untuk penduduk usia sekolah 16-18 tahun, BPS baru mencatat data pada tahun 2023 sebanyak 29.250 jiwa. Data tahun setelahnya hingga saat ini belum tercatat, demikian juga data 4 tahun sebelum 2023 masih belum tersedia. Secara nasional, jumlah penduduk usia sekolah SMA di Papua Barat Daya menempati urutan 36 pada tahun 2023.
(Baca: Jumlah Perceraian di Sumatera Barat Periode 2019-2024)
Pada tahun 2024, jumlah total guru SMA di provinsi ini tercatat sebanyak 1453 orang, mengalami pertumbuhan sebesar 6,7% dibanding tahun 2023 yang hanya berjumlah 1362 orang. Jumlah tenaga pendidik dan kepala sekolah di SMA Negeri mencapai 1101 orang dan tumbuh 13,3% dibanding tahun sebelumnya, sedangkan untuk SMA Swasta justru mengalami penurunan sebesar 9,7% menjadi 352 orang.
Dari seluruh data yang tercatat, pertumbuhan fasilitas dan tenaga pendidik SMA Negeri di Papua Barat Daya menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir. Sementara itu, perlu perhatian lebih pada sektor SMA Swasta yang menunjukkan penurunan jumlah tenaga pendidik meskipun jumlah unit sekolah masih mengalami penambahan kecil.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.714 | +0.19 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |