Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Denpasar tahun 2024 sebesar 510445 Rupiah per kapita per bulan. Angka ini menunjukkan penurunan sedikit sebesar 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Denpasar menempati peringkat pertama di antara kabupaten/kota di provinsi Bali, peringkat pertama di pulau Nusa Tenggara dan Bali, serta peringkat ke-21 se-Indonesia untuk kategori pengeluaran ini.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Barat Daya 2024 - 2024)
Dari data historis tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Denpasar mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, nilai pengeluaran sebesar 342118 Rupiah per kapita per bulan, kemudian naik sebesar 34,7 persen menjadi 460694 Rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, terjadi penurunan sedikit sebesar 9,6 persen menjadi 416239 Rupiah, sebelum naik kembali sebesar 17 persen pada tahun 2021 dan 10,8 persen pada tahun 2022. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2022 sebesar 539707 Rupiah per kapita per bulan.
Data pendukung dari BPS menunjukkan beberapa komponen pengeluaran yang menjadi bagian dari aneka barang dan jasa di Kota Denpasar. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi mencapai 417996 Rupiah, yang merupakan komponen terbesar di antara yang lain. Selain itu, pengeluaran untuk perawatan sebesar 143765 Rupiah, rokok dan tembakau sebesar 142375 Rupiah, sabun mandi sebesar 120212 Rupiah, dan kecantikan sebesar 65824 Rupiah. Selisih pengeluaran tahun 2024 dengan tahun 2023 turun 9553,4 Rupiah, menunjukkan penurunan yang kecil.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Bali, Kota Denpasar tetap memimpin peringkat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa tahun 2024. Berikut lima kabupaten/kota dengan peringkat tertinggi di provinsi ini: Kota Denpasar (peringkat 1, penurunan sedikit 1,8 persen), Kabupaten Badung (peringkat 2, naik 18,8 persen menjadi 450365 Rupiah), Kabupaten Tabanan (peringkat3, naik7,3 persen menjadi337151 Rupiah), Kabupaten Gianyar (peringkat4, naik0,2 persen menjadi295135 Rupiah), dan Kabupaten Bangli (peringkat5, penurunan sedikit7 persen menjadi272489 Rupiah).
Kabupaten Badung
Kabupaten Badung menempati peringkat pertama di provinsi Bali untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan, makanan, serta gabungan keduanya tahun 2024. Pengeluaran bukan makanan tahun ini sebesar1502940 Rupiah, naik sebesar45,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan sebesar1081710 Rupiah, naik sebesar52,9 persen dari tahun sebelumnya. Gabungan pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar2584651 Rupiah, naik sebesar10,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Semua kategori ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan kabupaten/kota lain di Bali.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa di Kota Manado 2018 - 2024)
Kabupaten Gianyar
Kabupaten Gianyar menempati peringkat kedua di provinsi Bali untuk semua kategori pengeluaran per kapita sebulan tahun 2024. Pengeluaran bukan makanan sebesar1127702 Rupiah, naik sedikit sebesar3,8 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan sebesar812384 Rupiah, naik sebesar27,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Gabungan pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar1940086 Rupiah, penurunan sedikit sebesar10 persen dari tahun sebelumnya. Meskipun total gabungan menurun, pengeluaran makanan dan bukan makanan masing-masing masih menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik.
Kabupaten Tabanan
Kabupaten Tabanan menempati peringkat ketiga untuk pengeluaran bukan makanan dan gabungan makanan dengan bukan makanan, serta peringkat keempat untuk pengeluaran makanan tahun 2024. Pengeluaran bukan makanan sebesar962775 Rupiah, naik sebesar69,9 persen dari tahun sebelumnya, yang merupakan pertumbuhan tertinggi di antara kabupaten/kota lain di Bali untuk kategori ini. Pengeluaran makanan sebesar731549 Rupiah, naik sebesar38,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Gabungan pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar1694324 Rupiah, penurunan sedikit sebesar7,7 persen dari tahun sebelumnya.
Kabupaten Bangli
Kabupaten Bangli menempati peringkat keempat di provinsi Bali untuk semua kategori pengeluaran per kapita sebulan tahun 2024. Pengeluaran bukan makanan sebesar746034 Rupiah, naik sebesar26,4 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan sebesar785370 Rupiah, naik sebesar29,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Gabungan pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar1531404 Rupiah, naik sedikit sebesar0,1 persen dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan pengeluaran makanan di kabupaten ini cukup tinggi, meskipun total gabungan hanya mengalami kenaikan yang kecil.