Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pengeluaran untuk aneka barang dan jasa per kapita per bulan di Kabupaten Karang Asem pada tahun 2024 mencapai 135.256 rupiah. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 13,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 156.651 rupiah. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya turun 21.394,9 rupiah, yang menjadi alasan utama penurunan pertumbuhan pada tahun ini.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Cirebon | 2024)
Melacak data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran aneka barang dan jasa di wilayah ini mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, angka tersebut berada di 101.430 rupiah, kemudian naik sebesar 6,9 persen menjadi 108.379 rupiah pada 2019. Tahun 2020 terjadi kenaikan signifikan sebesar 16,9 persen menjadi 126.714 rupiah, diikuti kenaikan 9,1 persen pada 2021 menjadi 138.257 rupiah. Namun, tahun 2022 terjadi penurunan sebesar 17,2 persen menjadi 114.488 rupiah, sebelum kembali naik drastis sebesar 36,8 persen pada 2023.
Dari data pendukung, pengeluaran terbesar dalam kategori aneka barang dan jasa di Kabupaten Karang Asem adalah untuk makanan jadi dengan rata-rata 126.541 rupiah per kapita per bulan. Diikuti oleh rokok dan tembakau sebesar 79.244 rupiah, sabun mandi 43.064 rupiah, perawatan 30.974 rupiah, dan kecantikan sebesar 25.423 rupiah. Data ini menunjukkan bahwa kebutuhan makanan jadi masih menjadi prioritas utama masyarakat dalam kategori aneka barang dan jasa.
Dalam perbandingan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Bali, Kabupaten Karang Asem menempati peringkat ke-9 untuk pengeluaran aneka barang dan jasa per kapita per bulan pada tahun 2024. Wilayah dengan peringkat tertinggi adalah Kota Denpasar dengan 510.445 rupiah, diikuti oleh Kabupaten Badung (450.365 rupiah), Kabupaten Tabanan (337.151 rupiah), Kabupaten Gianyar (295.135 rupiah), dan Kabupaten Bangli (272.489 rupiah). Berbeda dengan Karang Asem yang mengalami penurunan, Kabupaten Badung mengalami kenaikan pertumbuhan sebesar 18,8 persen pada tahun ini.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Landak | 2024)
Jika dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024), pengeluaran aneka barang dan jasa di Karang Asem memiliki rata-rata sekitar 135.478 rupiah. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan pengeluaran tahun 2024, yang menunjukkan bahwa kondisi tahun ini berada di bawah rata-rata tiga tahun terakhir. Sementara itu, rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) adalah sekitar 130.317 rupiah, yang berarti pengeluaran tahun 2024 berada di atas rata-rata tersebut.
Kota Denpasar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Denpasar pada tahun 2024 mencapai 1.639.727 rupiah, naik sebesar 31,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1.249.198,64 rupiah. Wilayah ini menempati peringkat pertama di Provinsi Bali untuk kategori ini. Sementara itu, pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 2.621.625 rupiah, dengan pertumbuhan 5,3 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan per kapita sebulan di Kota Denpasar pada 2024 adalah 981.898 rupiah, naik 34,4 persen dari tahun sebelumnya, dan menempati peringkat kedua di Provinsi Bali setelah Kabupaten Badung.
Kabupaten Badung
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Badung pada tahun 2024 adalah 1.502.940 rupiah, mengalami kenaikan drastis sebesar 45,2 persen dari tahun sebelumnya (1.034.734,16 rupiah). Wilayah ini menempati peringkat kedua di Provinsi Bali untuk kategori ini. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 2.584.651 rupiah, dengan pertumbuhan 10,2 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan per kapita sebulan di Kabupaten Badung adalah 1.081.710 rupiah, naik 52,9 persen dari tahun sebelumnya, dan menjadi wilayah dengan pengeluaran makanan tertinggi di Provinsi Bali.