Pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, mencapai Rp 124.561 per kapita per bulan pada tahun 2024.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 34.4% dibandingkan tahun sebelumnya, sebagaimana informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas Badan Pusat Statistik (BPS).
(Baca: Angka Partisipasi Murni Periode 2013-2025)
Jika dibandingkan dengan total pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa sebesar Rp 389.327, pengeluaran untuk sabun mandi hanya mencakup sebagian kecil, yaitu sekitar 32%.
Sementara itu, pengeluaran untuk sabun mandi lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengeluaran untuk kecantikan yaitu Rp 36.524, namun lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk makanan jadi yang mencapai Rp 214.215 per kapita per bulan.
Secara historis, pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Manokwari Selatan cenderung fluktuatif.
Pada tahun 2018, pengeluaran tercatat sebesar Rp 38.856, kemudian meningkat signifikan sebesar 59% pada tahun 2019 menjadi Rp 61.768.
Pertumbuhan terus berlanjut hingga tahun 2020 dan 2021 dengan kenaikan masing-masing sebesar 7.3% dan -0.1%.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Utara 2015 - 2024)
Sempat mengalami sedikit kenaikan 4.3% pada tahun 2022, pengeluaran kemudian melonjak tajam pada tahun 2023 dan 2024.
Kabupaten Manokwari Selatan menduduki peringkat pertama dalam hal pengeluaran untuk sabun mandi di antara kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat pada tahun 2024.
Secara nasional, kabupaten ini berada di peringkat 14.
Berdasarkan data BPS, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Manokwari Selatan pada tahun 2024 adalah Rp 872.163, mengalami pertumbuhan 55.2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten ini menduduki peringkat ketiga se-Provinsi Papua Barat dalam kategori ini.
Kabupaten Manokwari
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Manokwari tercatat sebesar Rp 927.024 pada tahun 2024, meningkat 19.4% dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten ini menduduki peringkat pertama se-Provinsi Papua Barat dalam kategori ini, menunjukkan tingkat konsumsi barang dan jasa non-makanan yang relatif tinggi dibandingkan wilayah lain di provinsi tersebut.
Kabupaten Teluk Bintuni
Kabupaten Teluk Bintuni menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan tertinggi di Papua Barat, mencapai Rp 948.827 pada tahun 2024. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 8.6% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan peningkatan konsumsi makanan di wilayah tersebut.
Kabupaten Manokwari Selatan
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Manokwari Selatan mencapai Rp 910.226 pada tahun 2024, meningkat signifikan sebesar 17.7% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat yang lebih mengutamakan pengeluaran untuk kebutuhan pangan.
Kabupaten Kaimana
Kabupaten Kaimana mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan sebesar Rp 1.579.842 pada tahun 2024. Meskipun angka ini masih cukup tinggi, terjadi penurunan sebesar 15.6% dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan dalam alokasi pengeluaran masyarakat, dengan kemungkinan adanya prioritas lain selain konsumsi makanan dan non-makanan.