Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Belitung Timur tahun 2024 mencapai 55612 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 17,5 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebelumnya mencatatkan nilai pengeluaran tertinggi dalam periode 7 tahun terakhir. Sepanjang tahun 2018 hingga 2024, tercatat nilai pengeluaran perawatan kulit wilayah ini pernah mencapai titik terendah pada tahun 2020 dengan nilai 49787 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Mojokerto | 2024)
Sepanjang periode tujuh tahun pengamatan, nilai pengeluaran perawatan kulit di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun secara konsisten. Setelah kenaikan sebesar 16,3 persen pada tahun 2019, terjadi penurunan sebesar 17,4 persen pada tahun 2020. Tahun 2021 kembali mengalami kenaikan sebesar 10 persen, lalu sedikit turun pada tahun 2022, sebelum kembali naik sebesar 23,9 persen pada tahun 2023.
Nilai pengeluaran perawatan kulit ini menyumbang sekitar 14,7 persen dari total pengeluaran kecantikan per kapita, dan hanya sekitar 4,9 persen dari total pengeluaran aneka barang dan jasa bulanan masyarakat. Apabila dibandingkan dengan pos pengeluaran lain, nilai ini kurang dari seperempat pengeluaran untuk sabun mandi, kurang dari seperlima pengeluaran untuk makanan jadi, dan bahkan hanya sekitar seperlima dari pengeluaran bulanan untuk rokok dan tembakau.
Berdasarkan perbandingan se-provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Belitung Timur menempati urutan keempat dari tujuh kabupaten kota untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Di atas wilayah ini secara berturut-turut adalah Kota Pangkal Pinang dengan nilai 90199 rupiah, Kabupaten Belitung 75155 rupiah, dan Kabupaten Bangka 62758 rupiah. Dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, wilayah ini menempati peringkat 236 untuk indikator yang sama.
Dari seluruh kabupaten kota di provinsi ini, hanya Kabupaten Belitung Timur dan Kabupaten Bangka Tengah yang mencatatkan penurunan pengeluaran perawatan kulit diatas 15 persen pada tahun 2024. Sementara tiga wilayah teratas justru mencatatkan kenaikan nilai, di mana Kabupaten Belitung mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 17,9 persen, disusul Kota Pangkal Pinang 12,8 persen dan Kabupaten Bangka 5,6 persen. Peringkat Kabupaten Belitung Timur tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya.
Kota Pangkal Pinang
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Pegunungan 2024)
Kota Pangkal Pinang secara konsisten menempati peringkat pertama seluruh provinsi untuk hampir semua kategori pengeluaran rumah tangga. Untuk tahun 2024, total pengeluaran per kapita per bulan wilayah ini mencapai 2334046 rupiah, dengan pertumbuhan total pengeluaran sebesar 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran bukan makanan di wilayah ini juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 18,9 persen, menjadi pertumbuhan tertinggi dibandingkan enam wilayah lain di provinsi ini.
Kabupaten Belitung
Kabupaten Belitung menempati urutan kedua provinsi untuk total pengeluaran rumah tangga tahun 2024 dengan nilai 1985933 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan sedikit penurunan total pengeluaran sebesar 0,6 persen, namun justru mencatatkan kenaikan pengeluaran bukan makanan sebesar 16,8 persen. Untuk kategori perawatan kulit, wilayah ini berhasil menaikkan peringkat satu tingkat dibandingkan tahun sebelumnya, mengungguli Kabupaten Belitung Timur.
Kabupaten Belitung Timur
Kabupaten Belitung Timur menempati urutan ketiga se-provinsi untuk total pengeluaran rumah tangga tahun 2024 dengan nilai 2005586 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan penurunan total pengeluaran sebesar 3,8 persen, sementara pengeluaran makanan hanya mengalami kenaikan sangat sedikit sebesar 0,5 persen. Meskipun total pengeluaran masih di atas rata-rata provinsi, penurunan pada kategori perawatan kulit menjadi salah satu penyumbang terbesar penurunan pengeluaran bukan makanan di wilayah ini.
Kabupaten Bangka
Kabupaten Bangka menempati urutan keempat se-provinsi untuk total pengeluaran rumah tangga tahun 2024 dengan nilai 1695865 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan penurunan total pengeluaran sebesar 7,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun justru mencatatkan kenaikan pengeluaran bukan makanan sebesar 19,5 persen. Untuk kategori perawatan kulit, wilayah ini tetap mempertahankan peringkat ketiga se-provinsi seperti tahun sebelumnya.