Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan kulit di Kota Balikpapan pada tahun 2024 mencapai 134.921 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 0,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini merupakan pengeluaran tertinggi dalam tujuh tahun terakhir, setelah mengalami kenaikan sebesar 22,4% pada tahun 2023. Pengeluaran perawatan kulit ini menyumbang sekitar 26% dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa sebesar 517.496 rupiah.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Oman 2015 - 2024)
Dari data historis tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran perawatan kulit di Kota Balikpapan menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan. Tahun 2018 hingga 2019 terjadi kenaikan sedikit sebesar 0,1%, lalu mengalami penurunan sebesar 21,6% pada tahun 2020. Tahun 2021 terjadi kenaikan tertinggi sebesar 42% sebelum mengalami penurunan sebesar 9,3% pada tahun 2022. Kenaikan kembali terjadi pada tahun 2023 sebesar 22,4% dan diikuti dengan kenaikan sedikit sebesar 0,8% pada tahun 2024. Pengeluaran terendah terjadi pada tahun 2020 sebesar 84.886 rupiah.
Berdasarkan data BPS, Kota Balikpapan menempati peringkat ke-2 dalam pengeluaran perawatan kulit seprovinsi Kalimantan Timur pada tahun 2024, hanya berada di bawah Kabupaten Mahakam Hulu yang menduduki peringkat ke-1 dengan pengeluaran sebesar 227.464 rupiah dan pertumbuhan sebesar 87,7%. Wilayah lain yang masuk lima besar pengeluaran perawatan kulit di provinsi ini adalah Kota Bontang (peringkat ke-3, 116.387 rupiah, penurunan sedikit 0,5%), Kabupaten Kutai Timur (peringkat ke-4, 115.376 rupiah, penurunan 1,8%), dan Kabupaten Berau (peringkat ke-5, 94.555 rupiah, kenaikan 10,3%).
Pengeluaran perawatan kulit di Kota Balikpapan juga dapat dibandingkan dengan kategori pengeluaran lain. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi sebesar 397.509 rupiah, yang jauh lebih tinggi dibandingkan pengeluaran perawatan kulit. Sementara itu, pengeluaran untuk sabun mandi sebesar 109.475 rupiah, yang sedikit lebih rendah dibandingkan pengeluaran perawatan kulit. Pengeluaran untuk kecantikan secara umum sebesar 54.620 rupiah, yang menunjukkan bahwa pengeluaran perawatan kulit merupakan bagian terbesar dari pengeluaran kecantikan masyarakat Kota Balikpapan.
Kota Samarinda
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Kota Samarinda menduduki peringkat ke-1 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk barang jasa bukan makanan seprovinsi Kalimantan Timur pada tahun 2024, dengan nilai sebesar 1.317.420 rupiah dan pertumbuhan sebesar 10,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Samarinda sebesar 2.258.437 rupiah, mengalami penurunan sebesar 2,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan sebesar 941.016 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 12,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran perawatan kulit di Kota Samarinda pada tahun 2024 sebesar 92.621 rupiah, mengalami penurunan sebesar 7,3% dibandingkan tahun sebelumnya dan menduduki peringkat ke-6 seprovinsi.
(Baca: Provinsi Maluku Utara Ekspor 1,29 Miliar Ton Pakaian)
Kota Bontang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Kota Bontang menduduki peringkat ke-2 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk barang jasa bukan makanan seprovinsi Kalimantan Timur pada tahun 2024, dengan nilai sebesar 1.274.277 rupiah dan pertumbuhan sebesar 11,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Bontang sebesar 2.176.994 rupiah, mengalami penurunan sebesar 3,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan sebesar 902.717 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 3% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran perawatan kulit di Kota Bontang pada tahun 2024 sebesar 116.387 rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 0,5% dibandingkan tahun sebelumnya dan menduduki peringkat ke-3 seprovinsi.
Kabupaten Kutai Timur
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Kabupaten Kutai Timur menduduki peringkat ke-3 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk barang jasa bukan makanan seprovinsi Kalimantan Timur pada tahun 2024, dengan nilai sebesar 1.164.270 rupiah dan pertumbuhan sebesar 23,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Kutai Timur sebesar 2.163.803 rupiah, mengalami penurunan sebesar 15,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan sebesar 999.534 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 16,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2024 sebesar 115.376 rupiah, mengalami penurunan sebesar 1,8% dibandingkan tahun sebelumnya dan menduduki peringkat ke-4 seprovinsi.
Kabupaten Berau
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Kabupaten Berau menduduki peringkat ke-4 dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk barang jasa bukan makanan seprovinsi Kalimantan Timur pada tahun 2024, dengan nilai sebesar 1.088.265 rupiah dan penurunan sebesar 7,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Berau sebesar 2.058.185 rupiah, mengalami penurunan sebesar 14,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan sebesar 969.920 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Berau pada tahun 2024 sebesar 94.555 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 10,3% dibandingkan tahun sebelumnya dan menduduki peringkat ke-5 seprovinsi.