Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk perawatan kulit masyarakat Kabupaten Barito Timur pada tahun 2024 mencapai 64993 Rupiah per kapita per bulan. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya, di mana pengeluaran tahun 2023 hanya sebesar 44830 Rupiah per kapita per bulan. Selisih pengeluaran perawatan kulit dengan tahun sebelumnya mencapai 20163 Rupiah, yang menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi dalam rentang tahun 2018 hingga 2024.
(Baca: Garis Kemiskinan di Sumatera Barat | 2024)
Melihat data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran perawatan kulit masyarakat Kabupaten Barito Timur mengalami fluktuasi yang cukup signifikan. Tahun 2018, pengeluaran masih sebesar 39055 Rupiah per kapita per bulan, lalu naik menjadi 52954 Rupiah pada tahun 2019 dengan pertumbuhan 35.6 persen. Tahun 2020, pengeluaran sedikit turun menjadi 52703 Rupiah dengan penurunan 0.5 persen, lalu turun lagi menjadi 44492 Rupiah pada tahun 2021 dengan penurunan 15.6 persen. Tahun 2022 menjadi tahun dengan pengeluaran tertinggi sebesar 72475 Rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 62.9 persen, sebelum turun menjadi 44830 Rupiah pada tahun 2023 dengan penurunan 38.1 persen.
Dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang mencapai 255393 Rupiah, pengeluaran perawatan kulit hanya menyumbang sekitar 25.4 persen dari total tersebut. Pengeluaran perawatan kulit juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan yang sebesar 34140 Rupiah, namun lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk sabun mandi yang sebesar 71588 Rupiah.
Berdasarkan data BPS, Kabupaten Barito Timur menempati peringkat ke-8 di antara 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Peringkat ini sama dengan posisinya dibandingkan kabupaten/kota lain di provinsi, di mana Kabupaten Barito Selatan menempati peringkat pertama dengan pengeluaran 94861 Rupiah per kapita per bulan, diikuti oleh Kabupaten Lamandau dengan 88250 Rupiah, Kabupaten Seruyan dengan 84929 Rupiah, Kabupaten Gunung Mas dengan 84649 Rupiah, dan Kabupaten Kota Waringin Barat dengan 82694 Rupiah.
Dari lima kabupaten/kota teratas di provinsi, hanya Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Seruyan yang mengalami pertumbuhan pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Barito Selatan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 101.4 persen, sedangkan Kabupaten Seruyan sebesar 24.8 persen. Sebaliknya, Kabupaten Lamandau mengalami penurunan sedikit sebesar 3 persen, Kabupaten Gunung Mas naik sebesar 17.1 persen, dan Kabupaten Kota Waringin Barat turun sebesar 9.1 persen.
Kota Palangkaraya
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan Kota Palangkaraya tahun 2024 mencapai 1092813 Rupiah, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 6.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1026071.14 Rupiah. Kota ini menempati peringkat pertama di Provinsi Kalimantan Tengah untuk kategori pengeluaran bukan makanan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1929998 Rupiah, turun sebesar 6.8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 2070682 Rupiah, namun tetap menempati peringkat kedua di provinsi. Untuk pengeluaran makanan, Kota Palangkaraya mencatat angka 837185 Rupiah tahun 2024 dengan pertumbuhan 13.6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat kedelapan di provinsi.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Tengah 2015 - 2024)
Kabupaten Lamandau
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan Kabupaten Lamandau tahun 2024 sebesar 1020716 Rupiah, naik sebesar 4.7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 974455.5 Rupiah, menempati peringkat kedua di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 2076552 Rupiah, turun sebesar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun tetap menjadi yang tertinggi di provinsi. Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Lamandau mencatat angka 1055836 Rupiah tahun 2024 dengan pertumbuhan 0.2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat pertama di provinsi.
Kabupaten Kota Waringin Barat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan Kabupaten Kota Waringin Barat tahun 2024 sebesar 902927 Rupiah, naik sebesar 1.9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 886460.8 Rupiah, menempati peringkat ketiga di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1852161 Rupiah, turun sebesar 6.2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat ketiga di provinsi. Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Kota Waringin Barat mencatat angka 949234 Rupiah tahun 2024 dengan pertumbuhan 13.3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat ketiga di provinsi.
Kabupaten Kota Waringin Timur
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan Kabupaten Kota Waringin Timur tahun 2024 sebesar 831751 Rupiah, naik sebesar 33.4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 623616.28 Rupiah, menempati peringkat keempat di provinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar 1730443 Rupiah, naik sebesar 9.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat kelima di provinsi. Untuk pengeluaran makanan, Kabupaten Kota Waringin Timur mencatat angka 898692 Rupiah tahun 2024 dengan pertumbuhan 20.3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat kelima di provinsi.