Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Asahan tahun 2024 adalah 210033 rupiah per kapita per bulan, yang mengalami penurunan 10,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2023 merupakan tahun dengan pengeluaran tertinggi dalam periode 7 tahun (2018-2024) sebesar 235138 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Barat Daya 2024 - 2024)
Data historis periode 2018-2024 menunjukkan bahwa pengeluaran masyarakat Kabupaten Asahan untuk aneka barang dan jasa mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 182004 rupiah per kapita per bulan, kemudian naik 6,5 persen ke 193914 rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran turun 9,3 persen ke 175805 rupiah, sebelum naik sedikit 3,8 persen ke 182415 rupiah pada tahun 2021. Tahun 2022, pengeluaran naik 8,2 persen ke 197425 rupiah, dan mengalami kenaikan terbesar pada tahun 2023 sebesar 19,1 persen ke 235138 rupiah sebelum penurunan pada tahun 2024.
Data pendukung dari BPS menunjukkan bahwa komponen pengeluaran terbesar di antara data pendukung adalah rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk rokok dan tembakau sebesar 157782 rupiah. Diikuti oleh makanan jadi sebesar 182243 rupiah, perawatan sebesar 55046 rupiah, sabun mandi sebesar 53404 rupiah, dan kecantikan sebesar 26161 rupiah. Selisih pengeluaran tahun 2024 dengan tahun 2023 adalah -25104 rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Asahan menduduki posisi ke-17 di antara kabupaten/kota seprovinsi Sumatera Utara untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Di pulau Sumatera, posisinya ke-86, dan se-Indonesia ke-307. Beberapa kabupaten/kota dengan rank lebih tinggi di provinsi adalah Kota Medan (posisi ke-1, pengeluaran 456069 rupiah, penurunan 27,6 persen), Kota Binjai (posisi ke-2, pengeluaran 411545 rupiah, kenaikan 42,4 persen), Kota Tebing Tinggi (posisi ke-3, pengeluaran 405394 rupiah, kenaikan 9,8 persen), Kota Pematang Siantar (posisi ke-4, pengeluaran 342762 rupiah, penurunan 4,8 persen), dan Kabupaten Toba Samosir (posisi ke-5, pengeluaran 309420 rupiah, kenaikan 30,2 persen).
Kota Medan
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Buton Utara | 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Medan tahun 2024 adalah 872365 rupiah, naik 8,6 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran bukan makanan sebesar 1078461 rupiah, naik sedikit 2,9 persen dari tahun sebelumnya. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar 1950826 rupiah, turun 12,8 persen dari tahun sebelumnya. Kota Medan menduduki posisi ke-1 untuk pengeluaran bukan makanan dan ke-3 untuk pengeluaran makanan di provinsi Sumatera Utara. Posisi ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Medan masih memiliki kapasitas pengeluaran yang tinggi dibanding wilayah lain di provinsi, meskipun total pengeluaran mengalami penurunan pada tahun ini.
Kabupaten Karo
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Karo tahun 2024 adalah 1035928 rupiah, naik 19,5 persen dari tahun sebelumnya, yang merupakan pertumbuhan terbesar di antara kabupaten/kota seprovinsi. Pengeluaran bukan makanan sebesar 527956 rupiah, naik 14,5 persen dari tahun sebelumnya. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar 1563884 rupiah, turun 5,9 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Karo menduduki posisi ke-1 untuk pengeluaran makanan dan ke-13 untuk pengeluaran bukan makanan di provinsi. Posisi ini menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Karo lebih fokus pada pengeluaran makanan dibanding bukan makanan, dengan pertumbuhan yang signifikan pada tahun ini.
Kabupaten Samosir
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Samosir tahun 2024 adalah 907425 rupiah, naik 27,7 persen dari tahun sebelumnya, yang merupakan pertumbuhan terbesar kedua di provinsi setelah Kabupaten Karo. Pengeluaran bukan makanan sebesar 578710 rupiah, naik sedikit 8,7 persen dari tahun sebelumnya. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar 1486135 rupiah, naik 5,6 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Samosir menduduki posisi ke-2 untuk pengeluaran makanan dan ke-9 untuk pengeluaran bukan makanan di provinsi. Pertumbuhan total pengeluaran yang positif menunjukkan bahwa ekonomi masyarakat Kabupaten Samosir mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
Kota Binjai
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Binjai tahun 2024 adalah 836245 rupiah, naik 30,1 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran bukan makanan sebesar 737849 rupiah, naik 27,5 persen dari tahun sebelumnya. Total pengeluaran makanan dan bukan makanan sebesar 1574094 rupiah, naik 12,4 persen dari tahun sebelumnya. Kota Binjai menduduki posisi ke-6 untuk pengeluaran makanan dan ke-3 untuk pengeluaran bukan makanan di provinsi. Pertumbuhan total pengeluaran yang signifikan menunjukkan bahwa masyarakat Kota Binjai memiliki kapasitas pengeluaran yang meningkat pesat pada tahun ini.