Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Fak Fak pada tahun 2024 sebesar Rp136.302 per kapita per bulan.
Angka ini mengalami sedikit penurunan sebesar 1,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi ini menempati urutan ke-5 di antara kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat, serta berada di peringkat ke-401 secara nasional. Peringkat ini menunjukkan bahwa pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Fak Fak relatif sedang jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tengah 2015 - 2024)
Jika dibandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan di Kabupaten Fak Fak yang mencapai Rp1.512.437, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sekitar 9%. Sementara itu, jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk makanan saja yang sebesar Rp792.700, kontribusi makanan dan minuman jadi mencapai sekitar 17%. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian kecil dari pengeluaran masyarakat Kabupaten Fak Fak dialokasikan untuk konsumsi makanan dan minuman yang sudah jadi.
Secara historis, pengeluaran tertinggi untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Fak Fak terjadi pada tahun 2019 dengan nilai Rp161.834. Setelah itu, terjadi fluktuasi atau naik turun hingga tahun 2024. Sempat mengalami sedikit kenaikan pada tahun 2023, namun kembali mengalami sedikit penurunan di tahun 2024. Anomali terjadi pada tahun 2020, di mana terjadi penurunan cukup signifikan sebesar 5,1% yang kemungkinan disebabkan oleh faktor eksternal seperti pandemi Covid-19 yang membatasi aktivitas ekonomi masyarakat.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Bone | 2024)
Berikut adalah perbandingan pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Fak Fak dengan beberapa kabupaten/kota lain di Provinsi Papua Barat pada tahun 2024: Kabupaten Manokwari Selatan (Rp214.215, pertumbuhan 32%), Kabupaten Manokwari (Rp213.790, pertumbuhan 8,1%), Kabupaten Teluk Bintuni (Rp177.685, pertumbuhan -13,2%), Kabupaten Kaimana (Rp172.307, pertumbuhan 4,8%), dan Kabupaten Teluk Wondama (Rp121.187, pertumbuhan -1%). Data ini menunjukkan bahwa Kabupaten Fak Fak berada di bawah rata-rata pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi dibandingkan dengan kabupaten lain seperti Manokwari Selatan dan Manokwari.
Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
Kabupaten Manokwari
Kabupaten Manokwari mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp927.024 pada tahun 2024, meningkat signifikan sebesar 19,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menempatkan Manokwari pada peringkat pertama se-Provinsi Papua Barat. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp1.832.890.
Kabupaten Teluk Bintuni
Pada tahun 2024, Kabupaten Teluk Bintuni memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp883.542, mengalami peningkatan cukup tinggi sebesar 30,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengeluaran non-makanan di wilayah tersebut. Kabupaten ini menempati peringkat kedua dalam hal pengeluaran bukan makanan di antara kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat, dengan total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp1.832.369.
Kabupaten Manokwari Selatan
Kabupaten Manokwari Selatan mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp872.163 pada tahun 2024. Kenaikan sebesar 55,2% dibandingkan tahun sebelumnya menjadikan Manokwari Selatan sebagai kabupaten dengan pertumbuhan tertinggi di Papua Barat untuk kategori ini. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp1.782.389.
Kabupaten Kaimana
Kabupaten Kaimana mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp807.424 pada tahun 2024. Pertumbuhan sebesar 12,9% dibandingkan tahun sebelumnya menempatkan Kaimana pada peringkat keempat se-Provinsi Papua Barat. Untuk pengeluaran total per kapita sebulan (makanan dan bukan makanan) mencapai Rp1.579.842.