Pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Kediri pada 2024 tercatat sebesar Rp 46.532 per kapita per bulan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka ini mengalami penurunan turun 12.2% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini memutus tren kenaikan pengeluaran untuk sabun mandi yang terjadi sejak tahun 2018.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sumatera Barat 2015 - 2024)
Secara historis, pengeluaran tertinggi untuk sabun mandi di Kabupaten Kediri terjadi pada 2023, yaitu sebesar Rp 53.013. Meskipun sempat mengalami peningkatan yang signifikan pada 2022 sebesar 24.3%, pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Kediri kemudian mengalami koreksi pada 2024. Pengeluaran ini menempatkan Kabupaten Kediri pada urutan ke-32 di antara kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Kediri sebesar Rp 205.999, pengeluaran untuk sabun mandi hanya menyumbang sekitar 22.6%. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan jadi tercatat lebih tinggi, yaitu sebesar Rp 174.208.
Di antara kabupaten/kota lain di Jawa Timur, Kota Surabaya mencatat pengeluaran tertinggi untuk sabun mandi pada 2024, yaitu sebesar Rp 103.566, dengan pertumbuhan 3.6%. Kabupaten Sidoarjo berada di urutan kedua dengan pengeluaran Rp 93.493, namun mengalami penurunan -4.2%. Kota Malang berada di posisi ketiga dengan pengeluaran Rp 83.157 dan pertumbuhan tipis 0.3%. Kota Madiun mencatatkan pengeluaran Rp 79.905 dengan penurunan -7.6%, sedangkan Kabupaten Sumenep mencatat pengeluaran Rp 78.383 dengan penurunan signifikan -17.3%.
(Baca: Data Historis Rata - Rata Upah di Nusa Tenggara Timur Periode 2018-2023)
Berikut adalah data perbandingan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur pada 2024, yang diolah dari data Susenas:
Kota Surabaya
Kota Surabaya mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan tertinggi di Jawa Timur, yaitu sebesar Rp 1.541.006, meningkat 34% dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp 2.602.451, yang menempatkan Kota Surabaya di peringkat pertama di Jawa Timur. Sementara pengeluaran untuk makanan sebesar Rp 1.061.445, tumbuh 29.6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kota Malang
Kota Malang menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan sebesar Rp 1.216.228, meningkat 4.5% dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp 1.954.918, menempatkan Kota Malang di urutan ke-4 di Jawa Timur. Pengeluaran untuk makanan tercatat sebesar Rp 738.690, tumbuh 3.3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kota Madiun
Kota Madiun mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan sebesar Rp 1.192.091, meningkat 15.3% dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan mencapai Rp 2.043.693 dan menduduki urutan ke-2 di Jawa Timur. Pengeluaran untuk makanan tercatat Rp 851.602, meningkat 7% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Sidoarjo
Kabupaten Sidoarjo mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan sebesar Rp 1.077.404, meningkat 14.7% dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan adalah Rp 1.959.255, menempatkan kabupaten ini di urutan ke-3 di Jawa Timur. Untuk pengeluaran makanan tercatat sebesar Rp 881.851, tumbuh 16% dibandingkan tahun sebelumnya, informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.