Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Pacitan pada tahun 2024 mencapai 167436 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 15,6 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih penambahan sebesar 22624 rupiah per orang setiap bulannya. Angka ini menjadi pengeluaran tertinggi yang tercatat selama rentang tahun 2018 sampai 2024 untuk wilayah tersebut.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Sumenep | 2024)
Sepanjang tujuh tahun pengamatan, tercatat pergerakan nilai sebagai berikut. Pada tahun 2018 tercatat 147883 rupiah, lalu sedikit turun pada tahun 2019 dan 2020 secara berturut-turut. Terjadi penurunan sangat dalam pada tahun 2021 yaitu sebesar 31,3 persen menjadi hanya 95120 rupiah. Setelah tahun 2021, nilai pengeluaran ini kembali naik secara bertahap hingga mencapai nilai tertinggi pada tahun 2024.
Untuk peringkat seprovinsi Jawa Timur, Kabupaten Pacitan berada di urutan ke 33 dari total 38 kabupaten dan kota yang ada. Urutan ini berada tepat di atas Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Trenggalek serta tiga kabupaten di wilayah Madura. Secara nasional, wilayah ini menempati urutan ke 312 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan urutan ke 109 untuk seluruh wilayah di pulau Jawa.
Sebagai perbandingan, pada tahun yang sama Kota Surabaya mencatat pengeluaran makanan dan minuman jadi sebesar 400939 rupiah dengan pertumbuhan 14,5 persen. Kota Madiun tercatat 342580 rupiah namun mengalami sedikit penurunan sebesar 3,8 persen. Kabupaten Gresik berada di urutan ketiga seprovinsi dengan nilai 323668 rupiah dan pertumbuhan sedikit naik 0,7 persen. Kota Pasuruan dan Kota Kediri menyusul di urutan berikutnya dengan masing-masing nilai di atas 300 ribu rupiah per kapita per bulan.
Rata-Rata Pengeluaran Non Makanan
Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran non makanan per kapita sebulan di Kabupaten Pacitan tahun 2024 tercatat 443152 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 12,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan wilayah ini di urutan ke 35 dari seluruh kabupaten kota di Jawa Timur. Nilai ini jauh di bawah rata-rata provinsi yang didominasi oleh wilayah perkotaan seperti Kota Surabaya yang mencapai 1696100 rupiah pada kategori yang sama.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Selatan 2025)
Total Pengeluaran Makanan Dan Bukan Makanan
Total pengeluaran seluruh kebutuhan per kapita per bulan di Kabupaten Pacitan tahun 2024 mencapai 1007746 rupiah. Nilai ini mengalami sedikit penurunan sebesar 3,5 persen dibandingkan tahun 2023, dan menempati urutan ke 35 seprovinsi Jawa Timur. Untuk kategori ini, Kota Surabaya masih menjadi wilayah dengan nilai tertinggi dengan total hampir 2834267 rupiah per orang setiap bulannya, atau hampir tiga kali lipat dari nilai yang tercatat di Kabupaten Pacitan.
Pengeluaran Kategori Makanan Umum
Untuk kategori pengeluaran makanan secara keseluruhan, Kabupaten Pacitan mencatat nilai 564594 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 34 seprovinsi. Kenaikan pada kategori makanan umum ini tidak dapat menutupi penurunan yang terjadi pada kategori pengeluaran non makanan, sehingga total pengeluaran keseluruhan justru tercatat sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya.
Sepanjang lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan pengeluaran makanan dan minuman jadi di Kabupaten Pacitan tercatat positif setiap tahun setelah tahun 2021. Rata-rata kenaikan per tahun dalam periode tersebut mencapai 15,2 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir yang sebesar 11,7 persen. Hal ini menunjukkan bahwa porsi belanja untuk makanan siap saji dan minuman olahan terus bertambah seiring berjalannya waktu bagi masyarakat di wilayah ini.