Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Kabupaten Sumenep untuk kebutuhan kecantikan pada tahun 2024 mencapai 41451 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 7 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencatatkan nilai 44583 rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, tercatat pergerakan nilai yang naik turun dengan pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2022 sebesar 59720 rupiah.
(Baca: Statistik Pendapatan Pemprov dari Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan dalam APBD Pemda Periode 2013-2024)
Nilai pengeluaran kecantikan masyarakat Kabupaten Sumenep pada tahun 2024 setara dengan 17,1 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita untuk aneka barang jasa, serta setara dengan 14,7 persen dari pengeluaran untuk perawatan umum. Jika dibandingkan dengan pengeluaran makanan jadi, nilai pengeluaran kecantikan hanya mencapai 14,7 persen dari total pengeluaran bulanan masyarakat untuk kategori tersebut.
Sepanjang tujuh tahun periode pengamatan, tercatat kenaikan tertinggi pengeluaran kecantikan terjadi pada tahun 2022 dengan pertumbuhan 133,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara penurunan terbesar terjadi pada tahun 2020 dengan penurunan sebesar 29,5 persen. Setelah mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2022, nilai ini terus mengalami penurunan secara berturut-turut selama dua tahun berikutnya.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sumenep menempati urutan ke 16 dari total 38 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun 2024. Peringkat ini berada tepat di bawah Kabupaten Bondowoso dan di atas Kabupaten Situbondo. Lima wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di Jawa Timur berturut-turut adalah Kota Surabaya, Kota Batu, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto dan Kota Blitar.
Kota Surabaya
Kota Surabaya mencatatkan pengeluaran kecantikan per kapita tertinggi se Jawa Timur pada tahun 2024 dengan nilai 82861 rupiah per bulan, atau hampir dua kali lipat nilai yang dicapai Kabupaten Sumenep. Wilayah ini juga mencatatkan pertumbuhan pengeluaran kecantikan sebesar 37,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di seluruh wilayah provinsi. Untuk total pengeluaran per kapita bulanan keseluruhan, Kota Surabaya juga konsisten menempati peringkat pertama se Jawa Timur selama bertahun-tahun berturut-turut.
(Baca: Statistik Tenaga Kependidikan SD Perempuan Periode 2017-2024)
Kota Batu
Kota Batu berada di urutan kedua provinsi untuk pengeluaran kecantikan tahun 2024 dengan nilai 74071 rupiah per kapita setiap bulannya. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 17,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu wilayah dengan kenaikan pengeluaran kecantikan yang cukup tinggi diantara seluruh kabupaten kota. Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kota Batu menempati urutan kelima se Jawa Timur pada tahun 2024.
Kabupaten Banyuwangi
Kabupaten Banyuwangi mencatatkan pengeluaran kecantikan sebesar 60053 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, dan menempati urutan ketujuh se Jawa Timur untuk kategori ini. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 17,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, angka yang hampir sama dengan pertumbuhan yang dicatatkan Kota Batu. Untuk total pengeluaran masyarakat keseluruhan, Kabupaten Banyuwangi menempati urutan ke 13 se provinsi Jawa Timur tahun 2024.
Kabupaten Pamekasan
Kabupaten Pamekasan mencatatkan pengeluaran kecantikan terendah se Jawa Timur pada tahun 2024 dengan nilai hanya 15218 rupiah per kapita setiap bulannya. Wilayah ini juga mengalami penurunan paling besar untuk kategori pengeluaran kecantikan yaitu sebesar 32,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran keseluruhan masyarakat, Kabupaten Pamekasan menempati urutan terakhir yaitu peringkat 38 se Jawa Timur pada tahun 2024.