Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan kulit di Kota Tomohon pada tahun 2024 mencapai 146.081 rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 54,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini merupakan pengeluaran tertinggi dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, mulai dari 2018 hingga 2024. Informasi ini berasal dari data Susenas yang diolah oleh BPS Provinsi Sulawesi Utara.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Utara 2015 - 2024)
Bandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa di Kota Tomohon yang mencapai 407.941 rupiah, pengeluaran untuk perawatan kulit menyumbang sekitar 35,8 persen dari total tersebut. Jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk makanan jadi yang sebesar 233.962 rupiah, pengeluaran perawatan kulit masih lebih rendah, namun menunjukkan tren kenaikan yang signifikan pada tahun 2024.
Melihat data historis dari tahun 2018 hingga 2023, pengeluaran perawatan kulit di Kota Tomohon mengalami fluktuasi yang cukup besar. Tahun 2018 hingga 2021, angka ini terus menurun secara bertahap: dari 93.490 rupiah pada 2018, sedikit turun menjadi 91.477 rupiah pada 2019, kemudian turun drastis menjadi 74.988 rupiah pada 2020, dan kembali turun menjadi 65.630 rupiah pada 2021. Tahun 2022 terjadi kenaikan signifikan menjadi 100.860 rupiah, sebelum sedikit turun menjadi 94.716 rupiah pada 2023, dan kembali melonjak naik pada 2024.
Dalam perbandingan di tingkat provinsi Sulawesi Utara, Kota Tomohon menempati peringkat pertama untuk pengeluaran perawatan kulit per kapita sebulan pada tahun 2024. Wilayah lain yang masuk lima besar adalah Kota Bitung (peringkat kedua dengan 132.342 rupiah, pertumbuhan 45,4 persen), Kota Manado (peringkat ketiga dengan 107.764 rupiah, pertumbuhan 8,9 persen), Kabupaten Minahasa (peringkat keempat dengan 106.137 rupiah, pertumbuhan 30,8 persen), dan Kabupaten Bolaang Mongondow (peringkat kelima dengan 80.323 rupiah, pertumbuhan 30,6 persen). Peringkat Kota Tomohon ini tetap sama dibandingkan tahun sebelumnya, di mana wilayah ini juga menjadi yang teratas di provinsi.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Mahakam Hulu | 2024)
Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran perawatan kulit tiga tahun terakhir (2021-2023) yang sebesar 87.068 rupiah, pengeluaran tahun 2024 meningkat sebesar 67,8 persen. Dibandingkan lima tahun terakhir (2019-2023) dengan rata-rata 84.734 rupiah, angka tahun 2024 juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat Kota Tomohon terhadap perawatan kulit mengalami lonjakan yang luar biasa pada tahun 2024.
Kota Manado
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Manado pada tahun 2024 mencapai 1.696.743 rupiah, mengalami penurunan sebesar 6,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 907.150 rupiah, naik sebesar 15,5 persen dari tahun sebelumnya, sementara pengeluaran untuk makanan sebesar 789.594 rupiah, hanya sedikit naik sebesar 0,9 persen. Kota Manado menempati peringkat pertama untuk pengeluaran bukan makanan di provinsi Sulawesi Utara, namun peringkatnya untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan tetap di posisi pertama pada tahun 2024 meskipun nilai mengalami penurunan.
Kota Bitung
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Bitung pada tahun 2024 sebesar 1.568.852 rupiah, hanya sedikit turun sebesar 0,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk bukan makanan mencapai 791.156 rupiah, naik sebesar 27,5 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran untuk makanan sebesar 777.695 rupiah, naik sebesar 12,8 persen. Kota Bitung menempati peringkat kedua untuk pengeluaran bukan makanan di provinsi, dan peringkat ketiga untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan. Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan di Kota Bitung tergolong signifikan, menunjukkan peningkatan minat masyarakat terhadap barang dan jasa non-makanan.
Kabupaten Minahasa
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Minahasa pada tahun 2024 sebesar 1.586.208 rupiah, naik sebesar 4,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk bukan makanan mencapai 773.439 rupiah, naik sebesar 34,5 persen dari tahun sebelumnya, sementara pengeluaran untuk makanan sebesar 812.769 rupiah, naik sebesar 12,7 persen. Kabupaten Minahasa menempati peringkat keempat untuk pengeluaran bukan makanan, dan peringkat kedua untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan di provinsi Sulawesi Utara. Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan di wilayah ini merupakan yang tertinggi di antara kabupaten/kota di provinsi.
Kota Kotamobagu
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Kotamobagu pada tahun 2024 sebesar 1.524.493 rupiah, naik sebesar 5,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk bukan makanan mencapai 790.236 rupiah, naik sebesar 24 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran untuk makanan sebesar 734.257 rupiah, naik sebesar 24 persen. Kota Kotamobagu menempati peringkat ketiga untuk pengeluaran bukan makanan, dan peringkat keempat untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan di provinsi Sulawesi Utara. Pertumbuhan pengeluaran makanan dan bukan makanan di wilayah ini sama besar, menunjukkan keseimbangan dalam peningkatan konsumsi masyarakat.