Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Wonosobo pada tahun 2024 mencapai 185263 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 3,6 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebelumnya tercatat sebesar 192111 rupiah per kapita per bulan. Penurunan ini terjadi setelah pada tahun 2023 tercatat kenaikan sebesar 7,4 persen dari tahun sebelumnya.
Sepanjang periode 2018 hingga 2024, pengeluaran kategori ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2018 tercatat 153826 rupiah, kemudian sedikit turun pada tahun 2019 dan 2020 hingga mencapai nilai terendah sebesar 134092 rupiah pada tahun 2020. Setelah tahun 2020, nilai pengeluaran naik secara berturut-turut selama tiga tahun hingga mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2023, sebelum akhirnya kembali sedikit turun pada tahun 2024.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Klaten 3,97%)
Dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah, posisi Kabupaten Wonosobo berada di urutan ke 27 untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Posisi ini berada tepat di atas Kabupaten Jepara dan di bawah Kabupaten Kebumen. Secara nasional, Kabupaten Wonosobo menempati urutan ke 260 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia untuk kategori pengeluaran yang sama.
Untuk membandingkan dengan wilayah lain di provinsi, tercatat Kota Semarang menjadi wilayah dengan pengeluaran tertinggi dengan nilai 358183 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, diikuti Kota Tegal sebesar 350104 rupiah, Kota Pekalongan 341983 rupiah, Kota Surakarta 314411 rupiah dan Kabupaten Kudus 289941 rupiah. Seluruh lima wilayah teratas ini mencatatkan nilai pengeluaran lebih dari satu setengah kali lipat dibandingkan nilai pengeluaran di Kabupaten Wonosobo.
Data Pengeluaran Total Masyarakat
Badan Pusat Statistik juga mencatat total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kabupaten Wonosobo untuk seluruh kategori makanan dan bukan makanan pada tahun 2024 mencapai 980037 rupiah. Dari nilai total tersebut, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sekitar 18,9 persen dari seluruh pengeluaran bulanan masyarakat. Posisi ini menempatkan Kabupaten Wonosobo di urutan paling bawah atau ke 35 dari seluruh kabupaten kota di Provinsi Jawa Tengah untuk total pengeluaran per kapita.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA3 Kota Depok 2025)
Pengeluaran Non Makanan
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, masyarakat Kabupaten Wonosobo menghabiskan rata-rata 444549 rupiah per kapita setiap bulannya pada tahun 2024. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sama seperti kategori total pengeluaran, untuk kategori bukan makanan ini Kabupaten Wonosobo juga menempati urutan ke 35 atau urutan paling bawah di seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Pengeluaran Kategori Makanan Umum
Sementara itu untuk seluruh kategori makanan secara umum, masyarakat Kabupaten Wonosobo mencatatkan pengeluaran rata-rata sebesar 535488 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini hanya mengalami kenaikan sangat kecil yaitu 0,1 persen dibandingkan tahun 2023. Posisi ranking untuk kategori ini juga tetap berada di urutan ke 35 dari seluruh 35 kabupaten dan kota yang ada di wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Sepanjang lima tahun terakhir, rata-rata pengeluaran makanan dan minuman jadi di Kabupaten Wonosobo berada pada kisaran 168 ribu rupiah per kapita per bulan. Nilai pada tahun 2024 masih berada di atas rata-rata lima tahun terakhir, meskipun terjadi penurunan dibandingkan satu tahun sebelumnya. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.