Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kota Langsa tahun 2024 sebesar Rp236.913, menurun sebesar 8,6 persen dibandingkan tahun 2023. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya mencapai Rp-22.285,8, dimana nilai pengeluaran tahun 2023 adalah Rp259.198,4. Pengeluaran ini merupakan sekitar 84 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di Kota Langsa yang sebesar Rp281.862.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Banyuasin | 2024)
Dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kota Langsa mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, nilai pengeluaran sebesar Rp234.639, kemudian sedikit turun menjadi Rp227.671 pada tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran kembali naik sedikit menjadi Rp234.594, sebelum mengalami kenaikan sebesar 5,3 persen pada tahun 2021 menjadi Rp247.108. Tahun 2022, pengeluaran turun sebesar 9,4 persen menjadi Rp223.781, lalu naik sebesar 15,8 persen pada tahun 2023 menjadi Rp259.198, yang merupakan pengeluaran tertinggi selama periode 7 tahun ini.
Kota Langsa menempati posisi ke-9 dalam peringkat pengeluaran makanan dan minuman jadi di antara kabupaten/kota seprovinsi Aceh tahun 2024. Di tingkat pulau Sumatera, kota ini berada di posisi ke-38, dan se-Indonesia di posisi ke-135. Dibandingkan dengan lima kabupaten/kota lain di Aceh, Kota Banda Aceh memiliki pengeluaran tertinggi sebesar Rp447.005 dengan pertumbuhan 9,3 persen, diikuti oleh Kabupaten Nagan Raya sebesar Rp381.961 dengan pertumbuhan -0,1 persen, Kota Sabang Rp339.726 dengan pertumbuhan 7,5 persen, Kota Lhokseumawe Rp291.914 dengan pertumbuhan -9,2 persen, dan Kabupaten Aceh Jaya Rp289.551 dengan pertumbuhan 45,7 persen.
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di Kota Langsa sebesar Rp281.862, dimana pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sekitar 84 persen dari nilai tersebut. Pengeluaran untuk rokok dan tembakau sebesar Rp121.299, yang lebih tinggi dibandingkan pengeluaran untuk kecantikan (Rp44.051), perawatan (Rp63.884), dan sabun mandi (Rp65.569). Dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024), pengeluaran makanan dan minuman jadi Kota Langsa sebesar Rp239.297, yang sedikit lebih tinggi dibandingkan nilai tahun 2024.
Kota Banda Aceh
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Banda Aceh tahun 2024 sebesar Rp2.402.683, naik sebesar 4,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai Rp1.031.407, naik 14,1 persen, sedangkan untuk bukan makanan sebesar Rp1.371.277, naik 5,8 persen. Kota Banda Aceh menempati posisi pertama dalam peringkat pengeluaran bukan makanan dan pengeluaran total makanan dan bukan makanan di provinsi Aceh, menunjukkan tingkat konsumsi masyarakat yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di Aceh.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Maluku 2015 - 2024)
Kota Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar Rp1.692.119, naik 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran untuk makanan sebesar Rp798.985, naik 35,1 persen, yang merupakan kenaikan paling signifikan di antara wilayah lain di Aceh. Pengeluaran untuk bukan makanan sebesar Rp893.134, naik 43,4 persen, menempati posisi kedua dalam peringkat pengeluaran bukan makanan di Aceh. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi tahun 2024 sebesar Rp291.914, turun 9,2 persen dibandingkan tahun 2023.
Kabupaten Nagan Raya
Kabupaten Nagan Raya memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar Rp1.816.186, turun 15,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran untuk makanan sebesar Rp1.120.129, naik 24,3 persen, yang merupakan nilai tertinggi di Aceh. Pengeluaran untuk bukan makanan sebesar Rp696.057, naik 19,7 persen, menempati posisi kelima dalam peringkat pengeluaran bukan makanan di Aceh. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi tahun 2024 sebesar Rp381.961, sedikit turun sebesar 0,1 persen dibandingkan tahun 2023.
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bener Meriah memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tahun 2024 sebesar Rp1.674.833, naik 2,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran untuk makanan sebesar Rp958.426, naik 32,4 persen, menempati posisi ketiga di Aceh. Pengeluaran untuk bukan makanan sebesar Rp716.407, naik 34,6 persen, menempati posisi keempat dalam peringkat pengeluaran bukan makanan di Aceh. Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi tahun 2024 sebesar Rp247.227, sedikit turun sebesar 1 persen dibandingkan tahun 2023.