Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, pada tahun 2024 sebesar 58.183 rupiah. Angka ini mengalami penurunan sebesar 17,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 70.658 rupiah. Selisih pengeluaran perawatan kulit dengan tahun sebelumnya mencapai minus 12.475 rupiah.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan di Kab. Morowali Utara 2018 - 2024)
Bandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang sebesar 234.447 rupiah, pengeluaran perawatan kulit hanya menyumbang sekitar 24,8 persen dari total tersebut. Pengeluaran untuk perawatan kulit juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan yang sebesar 29.275 rupiah, tetapi lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk sabun mandi yang sebesar 67.262 rupiah.
Mengamati data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran perawatan kulit di Kabupaten Buru mengalami fluktuasi yang cukup signifikan. pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2018 dan 2021 masing-masing sebesar 88.107 rupiah dan 88.333 rupiah, sedangkan pengeluaran terendah terjadi pada tahun 2019 sebesar 54.059 rupiah. Pada periode lima tahun terakhir, pengeluaran ini mengalami penurunan sebanyak tiga kali dan kenaikan sebanyak tiga kali, tanpa adanya pola stagnan yang jelas.
Dalam perbandingan antar kabupaten/kota di Provinsi Maluku pada tahun 2024, Kabupaten Buru menempati peringkat ke-7 untuk pengeluaran perawatan kulit per kapita sebulan. Peringkat ini lebih rendah dibandingkan Kota Ambon yang berada di peringkat pertama dengan pengeluaran sebesar 102.707 rupiah, dan lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Maluku Tengah yang berada di peringkat ke-8 sebesar 56.731 rupiah. Dari lima kabupaten/kota teratas, Kota Ambon mengalami penurunan pengeluaran sebesar 6 persen, Kabupaten Maluku Barat Daya mengalami kenaikan sebesar 7,2 persen, Kabupaten Seram Bagian Barat mengalami kenaikan sebesar 27 persen, Kabupaten Kepulauan Aru mengalami kenaikan sebesar 1,9 persen, dan Kabupaten Maluku Tenggara mengalami penurunan sebesar 12,5 persen.
Kota Ambon
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Ambon pada tahun 2024 sebesar 996.551 rupiah, yang mengalami pertumbuhan sebesar 11,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 892.582 rupiah. Pengeluaran ini membuat Kota Ambon menempati peringkat pertama di Provinsi Maluku untuk kategori ini. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Ambon pada tahun 2024 sebesar 770.218 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Ambon pada tahun 2024 sebesar 1.766.770 rupiah, yang mengalami kenaikan sedikit sebesar 0,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat ini tetap berada di posisi pertama di Provinsi Maluku, menunjukkan bahwa masyarakat Kota Ambon memiliki kapasitas pengeluaran yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di provinsi yang sama.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit di Kota Balikpapan 2018 - 2024)
Kota Tual
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Tual pada tahun 2024 sebesar 602.421 rupiah, yang mengalami pertumbuhan sebesar 18,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 507.461 rupiah. Peringkat ini berada di posisi kedua di Provinsi Maluku untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Tual pada tahun 2024 sebesar 646.559 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 26,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Tual pada tahun 2024 sebesar 1.248.980 rupiah, yang mengalami penurunan sebesar 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat total ini tetap berada di posisi kedua di Provinsi Maluku, meskipun ada penurunan signifikan pada total pengeluaran.
Kabupaten Maluku Tengah
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 2024 sebesar 545.981 rupiah, yang mengalami pertumbuhan sebesar 8,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 501.614 rupiah. Peringkat ini berada di posisi ke-4 di Provinsi Maluku untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 2024 sebesar 628.997 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 3,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 2024 sebesar 1.174.978 rupiah, yang mengalami penurunan sebesar 11,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat total ini berada di posisi ke-4 di Provinsi Maluku, menunjukkan bahwa pengeluaran masyarakat di wilayah ini masih berada di level yang cukup tinggi meskipun ada penurunan pada total pengeluaran.
Kabupaten Buru Selatan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Buru Selatan pada tahun 2024 sebesar 391.444 rupiah, yang mengalami pertumbuhan sebesar 9,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 357.495 rupiah. Peringkat ini berada di posisi ke-11 di Provinsi Maluku untuk kategori ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Buru Selatan pada tahun 2024 sebesar 483.518 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 11,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Buru Selatan pada tahun 2024 sebesar 874.963 rupiah, yang mengalami penurunan sebesar 13,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat total ini berada di posisi ke-11 di Provinsi Maluku, menunjukkan bahwa kapasitas pengeluaran masyarakat di wilayah ini masih lebih rendah dibandingkan kabupaten/kota lain di provinsi yang sama.