Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk kecantikan per kapita sebulan di Kota Makassar tahun 2024 mencapai 56.196 rupiah. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 20,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 46.615 rupiah. Selisih pengeluaran kecantikan dengan tahun sebelumnya mencapai 9.580 rupiah. Pengeluaran kecantikan ini merupakan bagian dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan masyarakat Makassar untuk aneka barang jasa yang sebesar 467.807 rupiah.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Barat 2015 - 2024)
Dibandingkan dengan pengeluaran total per kapita sebulan, pengeluaran untuk kecantikan di Kota Makassar tahun 2024 hanya menyumbang sekitar 12 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan, dan sekitar 11,9 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi. Pengeluaran untuk makanan jadi masih menjadi bagian terbesar dari pengeluaran masyarakat Makassar, dengan nilai sebesar 256.128 rupiah per kapita sebulan, jauh lebih tinggi dibandingkan pengeluaran untuk kecantikan.
Data historis pengeluaran kecantikan Kota Makassar dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran kecantikan sebesar 47.241 rupiah, lalu sedikit turun menjadi 42.425 rupiah tahun 2019, dan terus turun hingga mencapai titik terendah sebesar 36.352 rupiah tahun 2020. Setelah itu, pengeluaran mulai naik menjadi 43.691 rupiah tahun 2021, 46.648 rupiah tahun 2022, sedikit turun menjadi 46.615 rupiah tahun 2023, dan kembali naik dengan signifikan menjadi 56.196 rupiah tahun 2024.
Dalam perbandingan di Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar menempati peringkat keempat untuk pengeluaran kecantikan tahun 2024. Peringkat pertama dipegang oleh Kota Parepare dengan pengeluaran 77.324 rupiah, diikuti oleh Kota Palopo (65.640 rupiah) dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (57.622 rupiah). Dibandingkan dengan seluruh kabupaten/kota di Indonesia, Kota Makassar berada di peringkat ke-71 untuk pengeluaran kecantikan per kapita sebulan.
Lima kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dengan pengeluaran kecantikan tertinggi tahun 2024 selain Kota Makassar adalah Kota Parepare, Kota Palopo, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Luwu Timur, dan Kabupaten Pinrang. Kota Parepare mengalami pertumbuhan pengeluaran kecantikan sebesar 15,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, Kota Palopo sebesar 26,8 persen, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan sebesar 10,2 persen, Kabupaten Luwu Timur sedikit turun sebesar 2,4 persen, dan Kabupaten Pinrang mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 54,3 persen. Semua wilayah ini mempertahankan peringkatnya di atas Kota Makassar dalam perbandingan seprovinsi.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Lombok Utara Periode 2010 - 2024)
Kota Parepare
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Parepare tahun 2024 mencapai 914.616 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 28,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 711.815 rupiah. Nilai ini membuat Kota Parepare menempati peringkat pertama di Provinsi Sulawesi Selatan untuk pengeluaran bukan makanan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kota Parepare tahun 2024 sebesar 1.535.908 rupiah, sedikit turun sebesar 11,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan per kapita sebulan tahun 2024 sebesar 621.292 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran bukan makanan di Kota Parepare jauh lebih tinggi dibandingkan Kota Makassar, yang menunjukkan bahwa masyarakat Kota Parepare lebih banyak mengeluarkan uang untuk barang dan jasa selain makanan, termasuk untuk kebutuhan kecantikan.
Kota Palopo
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Palopo tahun 2024 sebesar 822.375 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 21,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat kedua di Provinsi Sulawesi Selatan untuk pengeluaran bukan makanan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kota Palopo tahun 2024 sebesar 1.583.231 rupiah, sedikit turun sebesar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan per kapita sebulan tahun 2024 sebesar 760.855 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 24,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan di Kota Palopo merupakan yang tertinggi di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, menunjukkan bahwa masyarakat Kota Palopo masih mengutamakan pengeluaran untuk makanan meskipun pengeluaran bukan makanan juga mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Kabupaten Sidenreng Rappang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Sidenreng Rappang tahun 2024 sebesar 699.112 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 29,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat keempat di Provinsi Sulawesi Selatan untuk pengeluaran bukan makanan. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Sidenreng Rappang tahun 2024 sebesar 1.423.968 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan per kapita sebulan tahun 2024 sebesar 724.856 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan pengeluaran bukan makanan di Kabupaten Sidenreng Rappang adalah yang tertinggi kedua di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Enrekang, menunjukkan bahwa masyarakat wilayah ini semakin banyak mengeluarkan uang untuk barang dan jasa selain makanan.
Kabupaten Enrekang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Enrekang tahun 2024 sebesar 658.827 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 53,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat ketujuh di Provinsi Sulawesi Selatan untuk pengeluaran bukan makanan, namun memiliki pertumbuhan tertinggi di seluruh wilayah seprovinsi. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Enrekang tahun 2024 sebesar 1.396.244 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 9,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan per kapita sebulan tahun 2024 sebesar 737.416 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 49,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan yang signifikan baik di pengeluaran makanan maupun bukan makanan menunjukkan bahwa ekonomi masyarakat Kabupaten Enrekang mengalami perkembangan yang positif tahun 2024.