Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk sabun mandi di Kabupaten Barito Timur pada tahun 2024 mencapai 71588 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 24,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selisih pengeluaran sabun mandi dengan tahun sebelumnya mencapai 14183,5 rupiah, di mana nilai pengeluaran tahun sebelumnya adalah 57403,96 rupiah. Pengeluaran ini menyumbang sekitar 2,8 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa sebesar 255393 rupiah, dan sekitar 109,9 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan sebesar 34140 rupiah.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Boven Digoel | 2004 - 2024)
Dari data historis periode 2018 hingga 2024, pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Barito Timur mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, nilai pengeluaran adalah 51315 rupiah, lalu naik sedikit menjadi 56085 rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran turun sedikit menjadi 53888 rupiah, sebelum kembali naik menjadi 57061 rupiah pada tahun 2021. Tahun 2022 menjadi tahun dengan pengeluaran tertinggi sebelum 2024, yaitu 69994 rupiah, sebelum turun menjadi 57404 rupiah pada tahun 2023 dan kembali naik secara signifikan pada tahun 2024.
Perbandingan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa Kabupaten Barito Timur menempati peringkat ke-11 dalam pengeluaran sabun mandi per kapita sebulan pada tahun 2024. Peringkat ini berada di bawah Kabupaten Katingan (peringkat ke-10) dan di atas Kabupaten Barito Utara (peringkat ke-12). Di tingkat pulau Kalimantan, Kabupaten Barito Timur menempati peringkat ke-37, sedangkan di tingkat nasional menempati peringkat ke-177.
Lima kabupaten/kota di Kalimantan Tengah dengan pengeluaran sabun mandi tertinggi pada tahun 2024 adalah Kabupaten Murung Raya (123415 rupiah, pertumbuhan 74 persen dari tahun sebelumnya), Kabupaten Lamandau (121643 rupiah, turun sedikit sebesar 8,2 persen), Kabupaten Seruyan (115122 rupiah, naik sedikit sebesar 9,6 persen), Kabupaten Sukamara (105304 rupiah, naik sedikit sebesar 8,1 persen), dan Kota Palangkaraya (94288 rupiah, turun sedikit sebesar 3,6 persen). Semua kabupaten/kota ini berada di peringkat atas 5 di provinsi, menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan dengan pengeluaran di Kabupaten Barito Timur.
Kota Palangkaraya
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Palangkaraya pada tahun 2024 mencapai 1092813 rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 6,5 persen dari tahun sebelumnya yang bernilai 1026071,14 rupiah. Kota ini menempati peringkat ke-1 di provinsi Kalimantan Tengah untuk kategori ini. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan secara keseluruhan, Kota Palangkaraya menempati peringkat ke-2 dengan nilai 1929998 rupiah pada tahun 2024, turun sedikit sebesar 6,8 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Palangkaraya pada tahun 2024 adalah 837185 rupiah, naik sedikit sebesar 13,6 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-8 di provinsi.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Sumatera Selatan 2018 - 2024)
Kabupaten Lamandau
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Lamandau pada tahun 2024 mencapai 1020716 rupiah, naik sedikit sebesar 4,7 persen dari tahun sebelumnya yang bernilai 974455,5 rupiah. Kabupaten ini menempati peringkat ke-2 di provinsi Kalimantan Tengah untuk kategori ini. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Lamandau menempati peringkat ke-1 dengan nilai 2076552 rupiah pada tahun 2024, turun sedikit sebesar 18 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Lamandau pada tahun 2024 adalah 1055836 rupiah, naik sedikit sebesar 0,2 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-1 di provinsi.
Kabupaten Kota Waringin Barat
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kota Waringin Barat pada tahun 2024 mencapai 902927 rupiah, naik sedikit sebesar 1,9 persen dari tahun sebelumnya yang bernilai 886460,8 rupiah. Kabupaten ini menempati peringkat ke-3 di provinsi Kalimantan Tengah untuk kategori ini. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Kota Waringin Barat menempati peringkat ke-3 dengan nilai 1852161 rupiah pada tahun 2024, turun sedikit sebesar 6,2 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Kota Waringin Barat pada tahun 2024 adalah 949234 rupiah, naik sedikit sebesar 13,3 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-3 di provinsi.
Kabupaten Barito Timur
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Barito Timur pada tahun 2024 mencapai 759465 rupiah, naik sedikit sebesar 13,8 persen dari tahun sebelumnya yang bernilai 667233,92 rupiah. Kabupaten ini menempati peringkat ke-6 di provinsi Kalimantan Tengah untuk kategori ini. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan secara keseluruhan, Kabupaten Barito Timur menempati peringkat ke-8 dengan nilai 1558155 rupiah pada tahun 2024, naik sedikit sebesar 6,9 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Barito Timur pada tahun 2024 adalah 798690 rupiah, naik sedikit sebesar 11,8 persen dari tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-10 di provinsi.