Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), menunjukkan angka Rp217.853 per kapita per bulan pada tahun 2024.
Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas Badan Pusat Statistik (BPS), angka ini mengalami penurunan sebesar 18,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, angka pengeluaran ini menempatkan Kabupaten Sumbawa pada peringkat ke-4 di antara kabupaten/kota se-NTB dan peringkat ke-278 secara nasional.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Aceh Barat Daya | 2024)
Secara historis, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Sumbawa cenderung fluktuatif. Sempat mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 34,7% pada tahun 2023, namun kembali terkoreksi di tahun 2024. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2023 dengan angka Rp267.320 per kapita per bulan.
Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi (Rp210.208), pengeluaran untuk rokok dan tembakau (Rp129.366), serta perawatan (Rp48.230), pengeluaran untuk aneka barang dan jasa masih menunjukkan proporsi yang cukup besar dalam pengeluaran bulanan masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di NTB, Kota Mataram mencatatkan pengeluaran tertinggi untuk aneka barang dan jasa pada tahun 2024, yaitu Rp371.180, diikuti oleh Kabupaten Sumbawa Barat (Rp303.819) dan Kota Bima (Rp231.895). Pertumbuhan pengeluaran tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya terjadi di Kota Bima (12,7%), sementara Kabupaten Sumbawa mengalami penurunan paling signifikan (-18,5%).
(Baca: Jumlah Penduduk di Sumatera Selatan | 2024)
Kota Mataram
Kota Mataram mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp985.712 pada tahun 2024, mengalami pertumbuhan 16,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menempatkan Kota Mataram pada peringkat pertama se-NTB untuk kategori ini. Sementara rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan mencapai Rp1.869.381, mengalami penurunan 10,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Sumbawa Barat
Kabupaten Sumbawa Barat menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan sebesar Rp969.386 pada tahun 2024, meningkat 10,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menempatkan Kabupaten Sumbawa Barat pada peringkat pertama se-NTB untuk kategori ini. Untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan, Kabupaten Sumbawa Barat mencatatkan angka Rp859.991, mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 23,3%.
Kota Bima
Kota Bima mencatatkan pertumbuhan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan yang cukup tinggi, yaitu 14,9%, dengan nilai Rp809.177 pada tahun 2024. Peningkatan ini menempatkan Kota Bima pada peringkat ketiga se-NTB. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Bima juga mengalami pertumbuhan, meskipun tidak sebesar pengeluaran makanan, yaitu sebesar 4,9% dengan nilai Rp764.758.
Kabupaten Sumbawa
Kabupaten Sumbawa mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan sebesar Rp746.952 pada tahun 2024, meningkat 5,3% dibandingkan tahun sebelumnya dan berada di peringkat kelima se-NTB. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 15,3% menjadi Rp635.543, menunjukkan adanya peningkatan konsumsi non-makanan di kalangan masyarakat.