Pengeluaran untuk perawatan kulit di Kabupaten Aceh Barat Daya menunjukkan angka Rp42.598 per kapita/bulan pada tahun 2024.
Angka ini mengalami penurunan sebesar 3.6% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp44.208 per kapita/bulan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Meskipun terjadi penurunan di tahun terakhir, pengeluaran untuk perawatan kulit secara umum menunjukkan peningkatan jika dilihat dari data historis sejak tahun 2018.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tenggara 2015 - 2024)
Pada tahun 2018, pengeluaran tercatat sebesar Rp27.066 per kapita/bulan, kemudian terus meningkat hingga mencapai Rp44.208 per kapita/bulan di tahun 2023. Pertumbuhan tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya terjadi pada periode 2020-2021, yaitu sebesar 27%.
Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa sebesar Rp177.835, pengeluaran untuk perawatan kulit masih tergolong kecil. Namun, jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk kecantikan sebesar Rp25.955, pengeluaran untuk perawatan kulit memiliki porsi yang cukup signifikan.
Kabupaten Aceh Barat Daya menempati peringkat 17 di antara kabupaten/kota seprovinsi Aceh dalam hal pengeluaran untuk perawatan kulit pada tahun 2024. Peringkat ini berada di bawah Kota Sabang yang menduduki peringkat pertama dengan nilai pengeluaran Rp103.452 dan Kota Banda Aceh di peringkat kedua dengan nilai Rp93.631, menurut data BPS. Secara nasional, Kabupaten Aceh Barat Daya berada di peringkat 375.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Manggarai | 2024)
Kota Banda Aceh
Berdasarkan data BPS, Kota Banda Aceh mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp1.371.277 pada tahun 2024, mengalami pertumbuhan 5.8% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1.296.525,4. Untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan, tercatat Rp1.031.407, naik 14.1% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp903.796,5. Kota Banda Aceh menduduki peringkat pertama se-Aceh untuk kedua kategori pengeluaran ini.
Kota Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe menunjukkan peningkatan signifikan dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan, yaitu sebesar 43.4% menjadi Rp893.134 pada tahun 2024. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan juga mengalami kenaikan sebesar 35.1% menjadi Rp798.985. Kota ini berada di peringkat ketiga se-Aceh untuk pengeluaran makanan dan peringkat kedua untuk pengeluaran bukan makanan.
Kota Sabang
Kota Sabang mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp764.253 pada tahun 2024, naik 7.7% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan hanya naik sedikit, yaitu 4.2% menjadi Rp890.314. Kota Sabang berada di peringkat kelima untuk pengeluaran makanan dan peringkat ketiga untuk pengeluaran bukan makanan di Provinsi Aceh.
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bener Meriah mengalami pertumbuhan signifikan dalam rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan, yaitu sebesar 34.6% menjadi Rp716.407 pada tahun 2024. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan juga meningkat sebesar 32.4% menjadi Rp958.426. Kabupaten ini menempati peringkat keempat untuk kedua kategori pengeluaran tersebut di Aceh.