Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk perawatan kulit di Kota Sungai Penuh tahun 2024 sebesar 66587 rupiah per kapita per bulan. Angka ini menunjukkan penurunan sedikit sebesar 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 68564 rupiah per kapita per bulan. Selisih pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan tahun 2023 adalah -1976,9 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: BPS: Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan di Kep. Bangka Belitung Naik 5,33%(Data Desember 2025))
Dari data historis tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran perawatan kulit di Kota Sungai Penuh mengalami fluktuasi. Tahun 2018, pengeluaran mencapai 38589 rupiah per kapita per bulan, kemudian naik menjadi 44668 rupiah pada 2019, naik sedikit menjadi 44714 rupiah pada 2020, turun menjadi 41253 rupiah pada 2021, naik signifikan menjadi 56536 rupiah pada 2022, mencapai pengeluaran tertinggi pada 2023 sebesar 68564 rupiah, sebelum turun sedikit pada 2024.
Dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di Kota Sungai Penuh yang mencapai 272220 rupiah, pengeluaran perawatan kulit hanya menyumbang sekitar 24,46 persen dari total tersebut. Sementara itu, pengeluaran perawatan kulit juga lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk sabun mandi (65499 rupiah) dan kecantikan (59057 rupiah) pada periode yang sama.
Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Sungai Penuh pada peringkat ketiga di antara kabupaten/kota di Provinsi Jambi untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Wilayah yang menempati peringkat pertama adalah Kota Jambi dengan pengeluaran 112547 rupiah per kapita per bulan, diikuti oleh Kabupaten Batang Hari dengan 72424 rupiah. Di tingkat pulau Sumatera, Kota Sungai Penuh berada di peringkat ke-32, dan di tingkat nasional berada di peringkat ke-163.
Dari lima kabupaten/kota teratas di Provinsi Jambi untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024, Kota Jambi menunjukkan pertumbuhan sebesar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya, Kabupaten Batang Hari mengalami pertumbuhan 17,1 persen, Kota Sungai Penuh turun sedikit sebesar 2,9 persen, Kabupaten Muaro Jambi naik 19,6 persen, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur turun 13,7 persen. Peringkat kelima wilayah ini di provinsi Jambi tetap sama seperti tahun sebelumnya tanpa ada pergeseran posisi.
Kota Jambi
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Bhutan 2015 - 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Jambi tahun 2024 mencapai 1253404 rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 31,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 950293 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Jambi tahun 2024 adalah 2122039 rupiah, naik sedikit sebesar 0,2 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Jambi tahun 2024 adalah 868635 rupiah, dengan pertumbuhan 13,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Jambi menempati peringkat pertama di Provinsi Jambi untuk ketiga indikator pengeluaran tersebut tahun 2024.
Kabupaten Kerinci
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Kerinci tahun 2024 sebesar 687483 rupiah, dengan pertumbuhan 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya (577932 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini tahun 2024 adalah 1458207 rupiah, turun sedikit sebesar 1,9 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Kerinci tahun 2024 adalah 770724 rupiah, dengan pertumbuhan 3,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Kerinci menempati peringkat kedua untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ketiga untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, dan peringkat keempat untuk pengeluaran makanan di Provinsi Jambi tahun 2024.
Kabupaten Bungo
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Bungo tahun 2024 sebesar 679372 rupiah, dengan pertumbuhan 9,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya (621326 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini tahun 2024 adalah 1553783 rupiah, naik sebesar 5 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Bungo tahun 2024 adalah 874411 rupiah, dengan pertumbuhan 31,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Bungo menempati peringkat ketiga untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat kedua untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, dan peringkat pertama untuk pengeluaran makanan di Provinsi Jambi tahun 2024.
Kabupaten Batang Hari
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Batang Hari tahun 2024 sebesar 635499 rupiah, dengan pertumbuhan 37,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya (460972 rupiah). Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di wilayah ini tahun 2024 adalah 1338427 rupiah, turun sebesar 12,8 persen dari tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Batang Hari tahun 2024 adalah 702928 rupiah, dengan pertumbuhan 17,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Batang Hari menempati peringkat keempat untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat keenam untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, dan peringkat ketujuh untuk pengeluaran makanan di Provinsi Jambi tahun 2024.