Polda Metro Jaya merilis data resmi jumlah kendaraan total untuk wilayah Kalimantan Tengah per tanggal 9 Mei 2026. Pada hari terakhir pencatatan, total kendaraan tercatat sebesar 1.972.029 Unit. Selama periode pencatatan 3 tahun terakhir, data menunjukkan pertumbuhan nilai kendaraan secara konsisten naik, dengan total peningkatan lebih dari 363 ribu unit sejak Mei 2023.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Riau 2015 - 2024)
Rata-rata pertumbuhan 3 hari terakhir Kalimantan Tengah mencapai 0,08% per hari, lebih tinggi dibanding rata-rata 5 hari terakhir yang hanya sebesar 0,05%. Kenaikan tertinggi dalam periode historis tercatat pada 11 Oktober 2025 dengan lonjakan 137.383 unit dalam satu hari, sedangkan penurunan terendah pernah terjadi pada 6 Juni 2023 sebesar 15 unit.
Untuk hari terakhir pencatatan, Kalimantan Tengah berada di peringkat 4 wilayah dengan jumlah kendaraan terbanyak se-Pulau Kalimantan, dan menempati peringkat 20 secara nasional se-Indonesia. Posisi peringkat ini tidak mengalami perubahan dibanding hari sebelumnya.
Dibandingkan provinsi lain dalam data perbandingan, nilai total kendaraan Kalimantan Tengah lebih tinggi dibanding Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, namun masih berada di bawah Jambi, Aceh dan Nusa Tenggara Barat. Pertumbuhan harian Kalimantan Tengah sebesar 0% pada hari terakhir, lebih sedikit dibanding rata-rata pertumbuhan provinsi pembanding yang mencapai 0,01% per hari.
Sepanjang periode pencatatan harian, tidak ditemukan penurunan nilai yang signifikan secara berkelanjutan. Seluruh fluktuasi harian hanya bergerak pada kisaran penambahan atau pengurangan kurang dari 1500 unit per hari, kecuali satu kali anomali lonjakan lebih dari 100 ribu unit pada Oktober 2025.
Jambi
Provinsi Jambi menempati urutan 6 wilayah di Pulau Sumatera dan peringkat 17 secara nasional, dengan total kendaraan tercatat 3.065.401 Unit pada hari terakhir pencatatan. Nilai ini mengalami kenaikan 1 unit dibanding hari sebelumnya, dengan pertumbuhan sebesar 0%. Rata-rata pertumbuhan 3 hari terakhir wilayah Jambi tercatat stabil, tanpa terjadi perubahan peringkat baik di tingkat pulau maupun nasional selama 5 hari terakhir. Nilai total kendaraan Jambi menjadi yang tertinggi diantara seluruh provinsi yang tercatat dalam data perbandingan kali ini.
(Baca: Garis Kemiskinan Makanan di Perkotaan di Jambi | 2025)
Aceh
Aceh berada di posisi peringkat 7 wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 18 se-Indonesia, dengan jumlah total kendaraan sebesar 2.967.109 Unit. Pada hari terakhir, terjadi kenaikan sebesar 9 unit dibanding hari sebelumnya, dengan persentase pertumbuhan 0%. Total nilai kendaraan Aceh hanya terpaut sekitar 98 ribu unit dibawah Jambi, dan menjadi provinsi kedua dengan nilai kendaraan tertinggi dalam kelompok data perbandingan. Posisi peringkat Aceh tidak mengalami pergeseran selama periode 7 hari terakhir.
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Barat menempati peringkat 2 wilayah di Pulau Nusa Tenggara dan Bali, serta peringkat 19 secara nasional, dengan total kendaraan tercatat 2.537.310 Unit. Wilayah ini mencatatkan kenaikan sebesar 401 unit pada hari terakhir, dengan pertumbuhan sebesar 0,02% menjadi yang tertinggi diantara seluruh provinsi pembanding. Rata-rata pertumbuhan 5 hari terakhir Nusa Tenggara Barat juga secara konsisten berada diatas rata-rata nasional untuk kategori data yang sama.
Kepulauan Riau
Kepulauan Riau berada di urutan 8 wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 21 secara nasional, dengan jumlah total kendaraan sebesar 1.724.911 Unit. Pada hari terakhir pencatatan, terjadi kenaikan sebesar 234 unit dibanding hari sebelumnya dengan pertumbuhan 0,01%. Posisi peringkat wilayah ini tidak berubah selama 5 hari terakhir, dan nilai total kendaraan Kepulauan Riau tercatat hampir sama persis selama dua hari berturut-turut tanpa terjadi perubahan nilai yang berarti.
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah menempati peringkat 2 wilayah di Pulau Sulawesi dan peringkat 23 secara nasional, dengan total kendaraan tercatat sebesar 1.708.648 Unit. Wilayah ini mencatatkan kenaikan 89 unit pada hari terakhir, dengan persentase pertumbuhan 0,01%. Dari seluruh provinsi dalam data perbandingan, Sulawesi Tengah memiliki nilai total kendaraan terendah, namun mencatatkan stabilitas pertumbuhan yang konsisten tanpa pernah terjadi penurunan nilai selama 14 hari berturut-turut terakhir.