Sejumlah saham dari emiten konglomerat Prajogo Pangestu terpantau belum memenuhi batas minimal kepemilikan saham publik atau free float yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 29 Januari 2026.
Sebagai konteks, keputusan BEI itu sejalan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan self-regulatory organization (SRO) yang menaikkan porsi kepemilikan saham free float dari 7,5% menjadi 15%.
Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari teguran dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) atas belum transparannya data kepemilikan di bursa saham Indonesia.
Free float adalah porsi saham yang dimiliki oleh publik atau masyarakat, tidak termasuk saham yang dikuasai oleh pemegang saham pengendali, pemegang saham mayoritas, komisaris, direksi, maupun karyawan perusahaan. Saham ini sepenuhnya berada di tangan investor publik dengan kepemilikan kurang dari 5% per individu.
(Baca: Komposisi Kepemilikan Saham Investor Lokal dan Asing di RI Awal 2026)
Data yang dikoleksi Databoks dari BEI pada Selasa (3/2/2026) pukul 13.00 WIB, hanya ada tiga dari total enam saham Prajogo yang mengantongi free float lebih dari 15%.
Tiga saham dari emiten Prajogo itu di antaranya PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Sementara kepemilikan publik terendah adalah anak yang baru lahir pada Juli 2025, yakni PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).
Komposisi free float ini dihitung atas kepemilikan masyarakat warkat dan nonwarkat.
Berikut rincian kepemilikan saham publik atau free float dari emiten milik Prajogo Pangestu per Selasa (3/2/2026):
- PT Petrosea Tbk (PTRO)
Masyarakat nonwarkat: 2.941.994.430 lembar saham (29,17%)
Masyarakat warkat: 92.394.000 lembar saham (0,92%)
Total: 30,09%
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
Masyarakat nonwarkat: 26.224.142.185 lembar saham (27,98%)
Masyarakat warkat: 580.914.947 lembar saham (0,62%)
Total: 28,60%
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
Masyarakat nonwarkat: 17.870.683.000 lembar saham (15,89)%
Masyarakat warkat: 0
Total: 15,89%
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
Masyarakat nonwarkat: 16.454.300.534 lembar saham (12,30%)
Masyarakat warkat: 0
Total: 12,30%
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
Masyarakat nonwarkat: 9.233.241.772 lembar saham (10,68%)
Masyarakat warkat: 0
Total: 10,68%
- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA)
Masyarakat nonwarkat: 12.447.587.500 lembar saham (9,97%)
Masyarakat warkat: 0
Total: 9,97%.
(Baca: 38 Emiten Belum Penuhi "Free Float" Kini Disuspensi, Ini Harga Sahamnya)