Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan Nusa Tenggara Barat Desember 2025: Naik Jadi Rp.556,85 Ribu per Kapita/Bulan
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Terakhir diperbarui: 06 Juni 2026. Periode data terbaru: Desember 2025 (Badan Pusat Statistik (BPS)).
Garis kemiskinan makanan dan non-makanan di Nusa Tenggara Barat tercatat sebesar Rp.556,85 ribu per kapita/bulan per Desember 2025, atau bertambah Rp.22.143 per kapita/bulan (4,14%) dibandingkan Desember 2024. Data ini bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Angka ini menempatkan Nusa Tenggara Barat pada peringkat ke-2 dari 3 provinsi di Nusa Tenggara dan Bali berdasarkan besaran garis kemiskinan makanan dan non-makanan.
(Baca: Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Kondisi kemiskinan di Nusa Tenggara Barat ini diperhitungkan berdasarkan garis kemiskinan makanan dan non-makanan yang tercatat sebesar Rp.556,85 ribu per kapita/bulan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), garis kemiskinan terbaru ini dengan rincian, Rp.436,59 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan makanan dan Rp.139,26 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan non-makanan.
Berdasarkan wilayah, jumlah penduduk miskin berkurang 637,18 ribu jiwa pada September 2025 dibanding Maret 2025 dan lebih rendah dibanding September 2024. Adapun Jumlah penduduk miskin di perkotaan berkurang 3.740 menjadi 349,94 ribu jiwa per September 2025. Sedangkan untuk jumlah penduduk miskin di perdesaan tercatat 287,24 ribu jiwa.
(Baca: Persentase Penduduk Perempuan di Perkotaan yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Periode 2013-2024)
Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Nusa Tenggara Barat pada September 2025, berkurang menjadi 11,38 persen dibandingkan dengan Maret 2025. Dalam delapan semester terakhir, persentase penduduk miskin mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Persentase penduduk miskin menurut provinsi adalah data mentah yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi semesteran dengan satuan persen.
Definisi penduduk miskin menurut BPS mengacu pada konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Konsep ini mengacu pada Handbook on Poverty and Inequality yang diterbitkan oleh Worldbank. Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Penduduk dikategorikan sebagai penduduk miskin jika memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.
Data persentase penduduk miskin Perkotaan dan Perdesaan dipublikasikan setiap maret dan September
Poin Penting
- Garis kemiskinan makanan dan nonmakanan Nusa Tenggara Barat per Desember 2025: Rp.556,85 ribu per kapita/bulan.
- Perubahan dari Desember 2024: naik Rp.22.143 per kapita/bulan (4,14%).
- Nilai pada Desember 2024: Rp.534,7 ribu per kapita/bulan; pada Desember 2023: Rp.499 ribu per kapita/bulan.
- Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS).
Perkembangan Garis kemiskinan makanan dan nonmakanan Nusa Tenggara Barat (Beberapa Periode Terakhir)
| Periode | Nilai | Perubahan vs Periode Sebelumnya |
|---|---|---|
| Desember 2020 | Rp.404,94 ribu per kapita/bulan | - |
| Desember 2021 | Rp.423,5 ribu per kapita/bulan | naik Rp.18.564 per kapita/bulan (4,58%) |
| Desember 2022 | Rp.459,83 ribu per kapita/bulan | naik Rp.36.321 per kapita/bulan (8,58%) |
| Desember 2023 | Rp.499 ribu per kapita/bulan | naik Rp.39.170 per kapita/bulan (8,52%) |
| Desember 2024 | Rp.534,7 ribu per kapita/bulan | naik Rp.35.707 per kapita/bulan (7,16%) |
| Desember 2025 | Rp.556,85 ribu per kapita/bulan | naik Rp.22.143 per kapita/bulan (4,14%) |
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) — data garis kemiskinan makanan dan nonmakanan Nusa Tenggara Barat, periode rilis Desember 2025. Diakses pada 06 Juni 2026.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.027 | -0.12 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |