Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan PDRB ADHK sektor jasa perantara keuangan di Lampung pada 2024 tercatat 6,6%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp3.863,39 miliar. Dalam delapan tahun terakhir, PDRB ADHK sektor jasa perantara keuangan menurut provinsi menunjukkan tren kenaikan. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam lima tahun terakhir, PDRB ADHK sektor jasa perantara keuangan menurut provinsi dalam tren naik.
Sebelumnya menurut rekam jejak delapan tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Lampung pernah terjadi pada 2011 dengan pertumbuhan sebesar 14,38%. Sedangkan rata-rata enam tahun terakhir pertumbuhan mencapai 2,39%.
(Baca: PDRB Konsumsi Rumah Tangga Periode 2013-2024)
Daftar 10 Terbesar:
Rata-rata PDRB ADHK sektor jasa perantara keuangan di Indonesia saat ini sebesar Rp8798.8 miliar data per 2024. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya Periode 2013-2024)
DKI Jakarta mencatatkan PDRB ADHK sektor jasa perantara keuangan tertinggi dengan Rp145,84 triliun. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 9,71% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Barat. Periode yang sama tahun sebelumnya PDRB ADHK sektor jasa perantara keuangan di provinsi ini tercatat Rp31,81 triliun.
Selanjutnya, PDRB ADHK sektor jasa perantara keuangan di Jawa Timur naik 4,31% menjadi Rp29,92 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor jasa perantara keuangan di Jawa Tengah naik 1,15% menjadi Rp21,23 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor jasa perantara keuangan di Sumatera Utara naik 3,01% menjadi Rp12,62 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor jasa perantara keuangan tertinggi pada 2024:
- DKI Jakarta Rp145,84 triliun
- Jawa Barat Rp33,32 triliun
- Jawa Timur Rp29,92 triliun
- Jawa Tengah Rp21,23 triliun
- Sumatera Utara Rp12,62 triliun
- Banten Rp9.284,21 miliar
- Bali Rp7.500,26 miliar
- Sulawesi Selatan Rp7.088,43 miliar
- Kalimantan Timur Rp6.640,66 miliar
- Sumatera Selatan Rp5.258,13 miliar