Jumlah Hotspot di 6 Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla (12 September 2026)

1
Akbar Ridwan 14/09/2026 10:39 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Titik Panas Tingkat Kepercayaan Tinggi di 6 Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla (12 September 2026)*
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut Kementerian Kehutanan (Kemenhut), dua dari enam provinsi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah nihil titik panas atau hotspot per Sabtu (12/9/2026).

Adapun titik panas yang didata adalah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence), merujuk Sistem Informasi Pemantauan Kebakaran Hutan (SiPongi).

Dari enam provinsi ini, Kalimantan Tengah mencatat hotspot high confidence terbanyak, sekalipun jumlahnya turun dibanding hari sebelumnya.

“Sementara itu, Riau dan Jambi tetap nihil hotspot high confidence pada pemantauan terakhir,” jelas Kemenhut dalam siaran pers, Minggu (13/9/2026).

Namun, peningkatan hotspot terpantau di Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan. Menurut Kemenhut, ini menjadi perhatian dalam penguatan patroli, groundcheck, dan operasi pemadaman.

“Perkembangan karhutla tetap dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi cuaca maupun bahan bakar di lapangan,” jelasnya.

Berikut titik hotspot di enam provinsi prioritas penanganan karhutla, merujuk SiPongi Kemenhut yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20 per 12 September 2026 pukul 21.04 WIB:

  1. Kalimantan Tengah: 197 titik, turun dari 271 titik;
  2. Kalimantan Barat: 91 titik, meningkat dari 51 titik;
  3. Sumatera Selatan: 62 titik, meningkat dari 11 titik;
  4. Kalimantan Selatan: 7 titik, turun dari 47 titik;
  5. Riau: 0 titik; dan
  6. Jambi: 0 titik.

Kemenhut menegaskan, hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit dan tidak serta-merta menunjukkan satu kejadian kebakaran.

“Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot, sehingga seluruh indikasi tetap diverifikasi melalui pengecekan langsung di lapangan,” kata Kemenhut.

(Baca: Update Korban Karhutla: 347 Luka-luka dan 4 Meninggal (9 September 2026))

Editor : Adi Ahdiat

Data Pasar

Macro update by
14 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.621 +0.15
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...