Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Metode Baru untuk Provinsi Jambi tahun 2025 sebesar 79,86 poin. Pada tahun ini, nilai IDI Jambi mengalami penurunan sebesar 2,41 poin atau setara kontraksi 2,93 persen dibandingkan tahun 2024. Selama periode 2021-2025, nilai IDI Jambi menunjukkan tren naik secara keseluruhan dengan pertumbuhan total 9,53 persen, rata-rata pertumbuhan tahunan mencapai 2,30 persen. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2024 dengan penambahan 7,80 poin atau pertumbuhan 10,47 persen, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2021 sebesar 72,91 poin.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Batang | 2004 - 2025)
Nilai IDI Jambi tahun 2025 berada di atas rata-rata periode 5 tahun terakhir yang sebesar 77,34 poin. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir tercatat sebesar 1,34 persen per tahun, lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan 4 tahun terakhir yang mencapai 2,47 persen. Pergerakan nilai IDI Jambi bersifat fluktuatif dengan 2 periode kenaikan dan 2 periode penurunan selama 4 tahun terakhir. Pada tahun 2024 Jambi pernah menempati peringkat 2 di wilayah Sumatera, namun pada 2025 posisinya turun kembali ke peringkat 7 dari seluruh provinsi di Pulau Sumatera. Secara nasional, peringkat Jambi turun dari posisi 9 tahun 2024 menjadi peringkat 22 tahun 2025.
Pada tahun 2025, nilai IDI Jambi berada di atas Bengkulu, Riau dan Banten namun masih di bawah Jawa Barat, Sumatera Barat serta Sulawesi Tengah. Dibandingkan provinsi lain di Pulau Sumatera pada periode yang sama, Sumatera Barat mencatatkan nilai IDI 80,08 poin, berada satu peringkat di atas Jambi dengan pertumbuhan positif 1,59 persen. Sementara itu Bengkulu menempati peringkat 8 Sumatera dengan nilai 79,72 poin, hanya berbeda 0,14 poin di bawah nilai Jambi tahun 2025, dan Riau berada di peringkat 9 Sumatera dengan nilai 78,79 poin.
Jawa Barat
Jawa Barat menempati peringkat 19 secara nasional dengan nilai IDI tahun 2025 sebesar 80,86 poin, menjadi nilai tertinggi di antara kelompok provinsi pembanding. Wilayah ini mencatatkan kontraksi pertumbuhan sebesar 2,34 persen pada tahun berjalan, dengan penurunan nilai sebesar 1,94 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Meski mengalami penurunan, nilai IDI Jawa Barat masih berada 1 poin di atas nilai Jambi, dan menempati peringkat 5 di wilayah Pulau Jawa. Rata-rata pertumbuhan IDI wilayah ini dalam tiga tahun terakhir tercatat lebih stabil dibandingkan pergerakan nilai yang terjadi di Provinsi Jambi.
Sumatera Barat
Sumatera Barat mencatatkan nilai IDI tahun 2025 sebesar 80,08 poin, berada di peringkat 20 secara nasional dan peringkat 6 di wilayah Pulau Sumatera. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 1,59 persen dengan penambahan nilai 1,25 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai IDI Sumatera Barat hanya berbeda 0,22 poin di atas nilai Jambi, dan menempati satu peringkat di atas Jambi baik secara nasional maupun dalam lingkup Pulau Sumatera. Pertumbuhan positif yang terjadi di Sumatera Barat menjadi kontras dengan kontraksi yang dialami Jambi pada periode tahun yang sama.
Sulawesi Tengah
(Baca: Anggaran Pajak Daerah di Aceh | 2026)
Sulawesi Tengah memperoleh nilai Indeks Demokrasi Indonesia tahun 2025 sebesar 80,04 poin, menempati peringkat 21 secara nasional dan peringkat 3 di wilayah Pulau Sulawesi. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,87 persen dengan penambahan nilai 0,69 poin dibandingkan periode tahun sebelumnya. Nilai IDI Sulawesi Tengah berada 0,18 poin di atas nilai Jambi tahun 2025, dengan jarak peringkat nasional hanya satu tingkatan di atas Jambi. Pertumbuhan wilayah ini tercatat lebih lambat dibandingkan rata-rata pertumbuhan Jambi selama lima tahun terakhir.
Bengkulu
Bengkulu mencatatkan nilai IDI tahun 2025 sebesar 79,72 poin, menempati peringkat 23 secara nasional dan peringkat 8 di wilayah Pulau Sumatera. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sangat sedikit sebesar 0,08 persen dengan penambahan nilai 0,06 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai IDI Bengkulu hanya berbeda 0,14 poin di bawah nilai Jambi tahun 2025, menempati satu peringkat tepat di bawah Jambi secara nasional. Dalam lingkup Pulau Sumatera, Bengkulu berada satu peringkat di bawah posisi Jambi tahun 2025.
Riau
Riau memperoleh nilai Indeks Demokrasi Indonesia tahun 2025 sebesar 78,79 poin, menempati peringkat 24 secara nasional dan peringkat 9 di wilayah Pulau Sumatera. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,25 persen dengan penambahan nilai 1,73 poin dibandingkan periode tahun sebelumnya. Nilai IDI Riau berada 1,07 poin di bawah nilai Jambi tahun 2025, dengan pertumbuhan tahunan menjadi yang tertinggi di antara seluruh provinsi pembanding yang tercatat pada data ini. Pertumbuhan positif Riau ini terjadi pada saat Jambi justru mengalami kontraksi nilai IDI.
Banten
Banten mencatatkan nilai IDI tahun 2025 sebesar 78,05 poin, menempati peringkat 25 secara nasional dan peringkat 6 di wilayah Pulau Jawa. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,54 persen dengan penambahan nilai 1,18 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai IDI Banten berada 1,81 poin di bawah nilai Jambi tahun 2025, menjadi nilai terendah di antara kelompok provinsi pembanding. Meski berada di urutan terbawah pada kelompok ini, Banten tetap mencatatkan pertumbuhan positif berbanding terbalik dengan kondisi yang terjadi di Provinsi Jambi pada tahun yang sama.