Pengeluaran Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kabupaten Merauke Bulan Mei Naik 0,08%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran listrik dan bahan bakar rumah tangga di Kabupaten Merauke pada Mei mencapai 0,08%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,26%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah menyumbang 0,04% inflasi daerah ini.
(Baca: Penduduk Kota Tasikmalaya Menghabiskan Rp7.944 per Kapita per Minggu untuk Membeli Sayur Matang)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah di Kabupaten Merauke berada di level 99,95 pada Mei 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 99,87.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah telah mencapai 0,38% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, pengeluaran di Kabupaten Merauke telah mengalami pertumbuhan 0,34% (year to date/ytd).
Hasil survei BPS, data per Mei 2026, 11 kelompok inflasi ini berada di urutan ketujuh di bandingkan sub kelompok lainnya.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Intan Jaya 8,05%)
Berikut ini inflasi subkelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah yang di ukur BPS per Mei di Kabupaten Merauke :
- Kelompok listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,08%
- Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah 0,04%
Dibandingkan dengan 135 kabupaten/kota lain, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,46% dengan IHK sebesar 102.75 dan terendah terjadi di Kabupaten Gunung Kidul sebesar 1,16% dengan IHK sebesar 103.16. Sementara untuk Kabupaten Merauke ini menempati urutan 116.
Seperti diumumkan oleh BPS awal bulan ini, inflasi Maret 2025 sebesar 1,65% secara bulanan dan 3,08% secara tahunan. Meski tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulanan sebelumnya, tingkat inflasi bulanan ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,6%.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.668 | -0.82 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |